Pungli Retribusi Parkir Senilai Rp48 Juta, Kadishub Siantar Diadili
Kitakini.news-Terseret dugaan pungutan liar (Pungli) retribusi parkir senilai Rp48 Juta, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Pematangsiantar, Julham Situmorang menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (14/8/2025).
Baca Juga:
Julham didakwa Jaksa atas kasus dugaan Pungli retribusi parkir di Rumah Sakit (RS) Vita Insani, Kota Pematang Siantar senilai Rp48 Juta.
Jaksa penuntut umum (JPU) dari Kejari Pematang Siantar, mendakwa terdakwa Julham dengan primer Pasal 12 huruf e Jo Pasal 18 UU Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.
"Kemudian subsider Pasal 11 Jo Pasal 18 UU Tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP," ujar JPU Kurniawan Sinaga, di ruang sidang Kartika, Kamis (14/8/2025).
Lebih lanjut diterangkan Jaksa, kasus dugaan korupsi itu bermula dari pemberian izin Penutupan Trotoar dan area parkir di depan RS Vita Insani untuk renovasi bangunan pada 2024.
Dishub menerbitkan tiga surat izin penutupan, ditandatangani langsung oleh Julham tanpa sepengetahuan walikota.
"Sebagai kompensasi, RS Vita Insani menyerahkan dana Rp48,6 Juta secara tunai kepada staf Dishub Tohom Lumbangaol, lalu diteruskan ke Julham," jelasnya.
Namun, uang itu tidak pernah disetorkan ke kas daerah, tidak tercatat dalam sistem keuangan pemerintah, dan tak diproses melalui mekanisme retribusi resmi. Sehingga Julham pun disangkakan menyalahgunakan wewenang.
Usai mendengarkan dakwaan, Hakim Ketua M Kasim memberikan kesempatan kepada penasehat hukum terdakwa untuk menyampaikan keberatan atas dakwaan (eksepsi) pada sidang pekan depan. (**)
Bongkar Dugaan Pungli Polres Batubara, AKP Fadlun Malah Gagal Naik Pangkat
Pedagang Pasar Dwikora Siantar Terima Bantuan Kebakaran, Kios Pengganti Disiapkan
Sempat Terhenti, Cathlab RSUD Djasamen Saragih Kembali Buka untuk Peserta JKN
Tiga Personel Polres Pematangsiantar Raih Penghargaan dari Kapolda Sumut
Perjalanan Sensasional Maroko di Piala Dunia 2026: Tahan Brasil, Kini Gilas Kanada Menuju Delapan Besar