Banjir Sumbar Mulai Surut
Kitakini.news - Banjir yang melanda sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat berangsur-angsur surut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar mencatat sejumlah akses jalur ke dan dari Padang terputus karena longsor.
Baca Juga:
Warga mulai membersihkan rumahnya dari bawaan banjir, kemudian membersihkan peralatan rumah tangga akibat genangan air, Jumat (8/3/2024) sore.
Begitu juga dengan korban banjir yang sebelumnya mengungsi ke rumah-rumah ibadah dan sekolah, sudah kembali ke rumah masing-masing. Genangan air sudah surut dan memilih tinggal di rumah.
Selain Kota Padang, banjir juga melanda sembilan daerah di Sumbar. Terparah di Kabupaten Pesisir Selatan. Di daerah ini, ada warga sudah ditemukan meninggal dunia, karena terbawa banjir bandang di Kampung Langgai Nagari Gantiang Mudiak Utara
Menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat, Rudy Rinaldy, banjir juga melanda delapan titik di Kabupaten Pasaman Barat. Kemudian, banjir juga melanda dua nagari di Kabupaten Lima Puluh Kota.
Begitu juga di Kabupaten Kepulauan Mentawai, ada satu titik banjir dan satu titik longsor. Di Kabupaten Padang Pariaman ada 15 titik banjir dan longsor.
Di Kabupaten Agam ada satu titik banjir dan satu titik longsor. Di Kota Solok ada satu titik banjir. Di Kota Pariaman ada pohon menimpah rumah warga.
Banjir dan longsor di Sumbar memutus akses jalur sumatera dan provinsi serta kabupaten. Sejumlah badan jalan terban. Pihak BPBD Sumbar belum mencatat jumlah kerugian materil dari bencana alam ini. (**)
Penyintas Tanah Datar Mendapatkan Huntap 60 Unit, Warga Bisa Kembali
Silaturahmi 41 Perguruan Silek Tuo di Nagari Aripan Jadi Ajang Pelestarian Warisan Budaya Minangkabau
Ajukan Perlawanan, PH: Dakwaan JPU ke Mantan Kadis PMD Samosir Cacat Hukum
Dame Duma Sari Soroti Penanganan Banjir Helvetia
BNNP Sumbar Gagalkan Penyelundupan 150 Kilogram Ganja, 4 Pelaku Diringkus