Empat Korban Banjir dan Longsor Sumbar Sampai Saat Ini Belum Ditemukan
Kitakini.news - Empat korban banjir dan longsor di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, belum ditemukan. Sementara itu, kerugian yang ditimbulkan akibat bencana tersebut mencapai Rp435 Miliar.
Baca Juga:
Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Rudy Rinaldy, mengatakan Tim SAR dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Barat masih melakukan pencarian terhadap empat korban banjir dan longsor di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Minggu (17/3/2024).
Di hari kesebelas pencarian, lanjut
Rudy, tim SAR menyisir aliran sungai dan jalur darat mencari empat warga korban
banjir dan longsor di Kabupaten Pesisir Selatan. Keempat korban masing-masing,
Idep (27 tahun), Tatal Bakri (56 tahun), Amrizal Mahendra (65 tahun) dan
Hermansyah (23 tahun).
Sementara, bantuan untuk korban banjir dan longsor di Pesisir
Selatan terus berdatangan. Bantuan ini ditampung di kantor Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan. Bantuan berupa makanan dan perlangkapan
rumah tangga ini akan segera didistribusikan kepada korban banjir dan longsor.
BPBD Sumatera Barat menegaskan total kerugian dari bencana
alam banjir dan longsor di 12 kabupaten dan kota di Sumbar lebih dari Rp435
miliar. Kerugian terparah terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan senilai Rp 337
miliar.
Menurut Kepala BPBD Sumbar, Rudy Rinaldy, kerugian ini terdiri dari jembatan rusak, badan jalan hancur, rumah-rumah warga rusak dan sektor pertanian warga hancur. Banjir dan longsor menghantan 12 kabupaten dan kota akibat curah hujan cukup tinggi, Kamis (7/3/2024) lalu. (**)
Penyintas Tanah Datar Mendapatkan Huntap 60 Unit, Warga Bisa Kembali
Silaturahmi 41 Perguruan Silek Tuo di Nagari Aripan Jadi Ajang Pelestarian Warisan Budaya Minangkabau
Ajukan Perlawanan, PH: Dakwaan JPU ke Mantan Kadis PMD Samosir Cacat Hukum
Dame Duma Sari Soroti Penanganan Banjir Helvetia
Sumut Terima Pengembalian TKD Terbesar, Ini Alasannya