Peserta Lintas Samosir Susuri 4 Km Jalanan Mendaki dan Menurun
Kitakini.news - Anggota Komisi X DPR RI Sofyan Tan memberikan apresiasi pada Poltekpar Medan yang setiap tahun menggelar event di Samosir sebagai bagian komitmen dalam promosi wisata. Poltekpar Medan sudah menjadi yang terbaik ketiga di seluruh Indonesia setelah Bandung dan Bali.
Baca Juga:
"Jika tahun ini melibatkan 50 peserta, mudah-mudahan tahun depan bisa 100 peserta," kata Sofyan Tan dalam acara Lintas Samosir 2024 yang diselenggarakan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan kerjasama Komisi X DPR RI di Marianna Resort and Convention, Samosir, Kamis (29/8/2024).
Dalam kegiatan yang berlangsung sejak Rabu (28/8/2024) hingga Jumat (30/8/2024) ini, Direktur Poltekpar Medan Dr Ngatemin S.Pd, M.Si didampingi Wakil Direktur II Dr Rahmat Darmawan S.S, M.Hum, menyampaikan apresiasinya pada dr Sofyan Tan yang sangat punya perhatian dengan pariwisata dan Poltekpar Medan.
"Acara ini juga berkat perjuangan Pak Sofyan Tan di Komisi X DPR, " ujarnya.
Ngatemin menyampaikan kegiatan Jelajah Samosir 2024 juga bagian dari program kampus yang melibatkan mahasiswa Poltekpar Medan.
Setelah peserta jalan kaki mengitari indahnya Samosir, ada food truck yang diisi oleh para mahasiswa mereka mulai kokinya hingga yang menghidangkan makanan-makanan sehat tradisional yang bergizi.
Jelajah Samosir 2024 diikuti peserta dari kalangan pelaku ekonomi kreatif, entrepreneur, mahasiswa dan sejumlah praktisi.
Seluruh peserta dari pagi berjalan kaki sekira 4 kilometer (km) lebih menyusuri jalan mendaki dan menurun di Samosir sambil menikmati udara sejuk, keindahan alam dengan bukit hijau pegunungan dan luasnya Danau Toba sambil bertegur sapa dengan masyarakat sekitar yang ramah.
Sofyan Tan Ingin Univ. Satya Terra Bhinneka Jadi Rumah Bersama untuk Mengubah Masa Depan Lebih Baik
Tangis Ayah di Rumah Aspirasi Sofyan Tan, Data Desil Tinggi Ancam Mimpi Anak Kuliah
Anak Kepulauan Nias Jadi Lulusan Terbaik, Darni Gulo Buktikan KIP Kuliah Aspirasi Sofyan Tan Buka Jalan Masa Depan
Sofyan Tan: Cahaya Ada di Hati, Bukan di Mata
Abdul Mu’ti Dorong Model Pendidikan YPSIM Jadi Inspirasi Indonesia