Senin, 06 Juli 2026

Harga Bahan Pokok Mahal,Dinas Perindag Sumut Sebut Stabil dan Normal

Warga : Normal Itu Kalau Ukurannya Penghasilan Mereka jadi Pejabat
Azzaren - Sabtu, 01 Februari 2025 17:30 WIB
Harga Bahan Pokok Mahal,Dinas Perindag Sumut Sebut Stabil dan Normal
Teks foto : Masyarakat selaku pembeli mengeluhkan harga-harga di pasaran masih mahal. (Azzareen)

Kitakini.news -Dinas Perdagangan Sumut bersama Komisi Pengawas Persaingan Usaha Wilayah I, melakukan sidak harga ke Pasar Simpang Limun Medan, Sumatera Utara, Kamis (30/1/2025).

Baca Juga:

Dalam sidak tersebut Kabid Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri-Tertib Niaga Dinas Perindag ESDM Sumut, Charles Situmorang, menyatakan harga-harga bahan pokok di pasar tradisional cukup stabil dan normal.

Harga bahan pokok selesai natal dan tahun baru cenderung stabil dan stok menjelang bulan puasa Ramadan diharapkan aman sehingga masyarakat tidak perlu cemas.

Sementara itu masyarakat selaku pembeli mengeluhkan harga-harga di pasaran masih mahal. Nursinta, salah seorang pembeli mengaku harga-harga di pasar tradisional masih mahal.

Harga sembako, menurutnya seperti gula dan beras juga naik dalam tempo 2 bulan terakhir. Dia juga mengeluhkan harga kelapa yang naik cukup tinggi. Kelapa ukuran kecil yang biasanya dijual dengan harga Rp3 Ribu, kini dijual dengan harga Rp7 Ribu per buah.

Dia juga menambahkan sebagai masyarakat yang berpenghasilan rendah, dirinya merasa keberatan dengan harga-harga yang mahal.

Harga yang mahal ini sangat berdampak bagi kehidupannya dan keluarganya. Dia berharap agar harga-harga bisa distabilkan sehingga daya beli masyarakat bisa terjangkau.

Warga lainnya, Redi S menilai pernyataan pejabat Dinas Perindag tersebut sangat bertolak belakang dengan keluhan masyarakat, terutama dalam kondisi ekonomi yang kurang baik saat ini. Bahkan ia menduga, pernyataan normal dan stabil itu lebih mengarah kepada kemampuan aparatur pemerintah yang punya penghasilan besar. Sehingga tidak berpengaruh keuangan.

"Coba kita tanya, berapa penghasilan mereka yang sidak ke pasar itu. Mereka pakai standar penghasilan pejabat, tentu tidak terasa berat. Apalagi mungkin mereka lebih sering belanja ke pasar modern, jadi ya standar harganya beda. Inilah kebiasaan yang sering kita dengar, mengklaim ekonomi masyarakat baik-baik saja, padahal yang dibawah sudah menjerit, mereka nggak dengar," katanya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar di Medan, Terpantau Harga Minyakita Masih Sesuai HET

Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar di Medan, Terpantau Harga Minyakita Masih Sesuai HET

Pantauan Harga Bahan Pokok di Pasar Inpres Medan Jelang Hari Raya

Pantauan Harga Bahan Pokok di Pasar Inpres Medan Jelang Hari Raya

Lahan Beres, Huntap Sumut Dikebut! Ribuan Rumah Korban Bencana Segera Rampung

Lahan Beres, Huntap Sumut Dikebut! Ribuan Rumah Korban Bencana Segera Rampung

Sidak, Satgas Pangan Polri  Pastikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan Stabil

Sidak, Satgas Pangan Polri Pastikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan Stabil

Satgas Pangan Polda Sumut dan Bapanas RI Sidak Pusat Pasar Medan, Stok Beras dan Minyakita Dipastikan Aman

Satgas Pangan Polda Sumut dan Bapanas RI Sidak Pusat Pasar Medan, Stok Beras dan Minyakita Dipastikan Aman

Satgas Pangan Polda Sumut dan Bapanas RI Sidak Pusat Pasar Medan, Stok Beras dan Minyakita Dipastikan Aman

Satgas Pangan Polda Sumut dan Bapanas RI Sidak Pusat Pasar Medan, Stok Beras dan Minyakita Dipastikan Aman

Komentar
Berita Terbaru