Banjir Bandang di Dairi Rusak Jaringan Air Bersih
Kitakini.news -Pasca diterjang banjir bandang, jaringan air bersih menuju rumah-rumah warga di Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara, rusak parah. Akibatnya warga kesulitan mendapatkan air bersih. Warga berharap ada perhatian dari pemerintah untuk membantu perbaikan jaringan air ini.
Baca Juga:
Bona Pintu Batu, salah satu pengusaha lokasi wisata dan penginapan di kawasan terdampak banjir bandang di Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sabtu (1/3/2025), mengatakan jaringan air berupa pipa-pipa dan tempat penampungan air yang berada di perbukitan kini sudah hancur akibat diterjang banjir bandang.
Akibatnya, selang penyalur air bersih ke rumah-rumah warga kini tak lagi mengeluarkan air. Untuk sementara, warga menggunakan air bersih seadanya yang diambil dari desa lain yang tidak terdampak banjir bandang.
Warga berharap ada perhatian dari pemerintah atau dermawan untuk membantu memperbaiki jaringan air bersih ini.Sebelumnya banjir bandang menerjang 3 desa di kawasan tepian Danau Toba di Kecamatan Silahisabungan, Selasa (25/2/2025). Selain merusak jaringan air bersih, banjir bandang juga merusak sejumlah rumah warga, infrastruktur dan lokasi wisata di tepian Danau Toba.
Akibatnya sejumlah rumah warga, infrastruktur seperti jalan umum dan jembatan, serta lokasi wisata di tepian Danau Toba rusak.
Bupati Dairi Vickner Sinaga mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Selain banjir bandang, ada 15 Titik longsor di wilayah ini, dengan panjang total 800 meter dan hingga saat ini masih belum dapat dituntaskan.
Sehingga alat berat milik Pemkab Dairi belum bisa sampai ke titik lokasi untuk membersihkan material banjir.
Sejauh ini Pemerintah Kabupaten Dairi sudah melakukan langkah - langkah verifikasi lapangan, melakukan pembersihan material longsor dari badan jalan dan bekerja sama dengan stage holder terkait penanganan bencana.
Warga di minta untuk tetap bersabar dan dihimbau agar tetap waspada karena hingga saat ini curah hujan dinilai masih tinggi.
Sempat Kabur Saat Banjir Bandang, 45 WB Lapas Kuala Kembali
Penemuan Kerangka Manusia di Batangtoru, Korban Banjir Bandang Garoga
Pasca Banjir Bandang, Sejumlah Masjid di Desa Huta Godang, Tapsel Penuh Jemaah
Jurnalis Perempuan Naik Panggung, Angkat Luka Bencana Lewat Teater Kemanusiaan
Banjir Bandang Kembali Menghantam Tapteng, Siswa Sekolah Terpaksa Libur Kembali