Jumat, 02 Oktober 2026

Junta Minta Bantuan Internasional, Gempa M 7,7 di Myanmar Tewaskan 20 Orang

Armansyah - Jumat, 28 Maret 2025 20:12 WIB
Junta Minta Bantuan Internasional, Gempa M 7,7 di Myanmar Tewaskan 20 Orang
Int
Hingga saat ini dikabar sekitar 20 orang meinggal dunia dalam bencana gempa berkekuatan 7,7 Magnitudo yang melanda Myanmar. Pemerintah militer Myanmar segera mengumumkan status darurat di enam wilayah terdampak terparah, yakni Sagaing, Mandalay, Magway, N
Kitakini.news - Sedikitnya 20 orang tewas setelah gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo (M)mengguncang Myanmar pada Jumat (28/3/2025). Korban dilaporkan meninggal dunia di sebuah rumah sakit umum besar di ibu kota Naypyidaw, sementara kerusakan parah terjadi di berbagai wilayah.

Seorang dokter di rumah sakit berkapasitas 1.000 tempat tidur tersebut mengatakan kepada AFP, "Sekitar 20 orang tewas setelah tiba di sini. Banyak juga yang terluka." Dokter itu memilih untuk tidak disebutkan namanya karena sensitivitas situasi.

Baca Juga:

Pemerintah militer Myanmar segera mengumumkan status darurat di enam wilayah terdampak terparah, yakni Sagaing, Mandalay, Magway, Negara Bagian Shan, Naypyidaw, dan Bago. Junta juga meminta bantuan kemanusiaan internasional. Ini merupakan langkah yang jarang diambil rezim ini pascabencana alam.

"Kami memohon komunitas global memberikan bantuan secepat mungkin," ujar juru bicara junta, Zaw Min Tun, saat ditemui AFP di salah satu rumah sakit penampungan korban.

Pemimpin militer Min Aung Hlaing terlihat mengunjungi rumah sakit di Naypyidaw untuk memantau kondisi korban. Sementara itu, juru bicara junta menyatakan kebutuhan mendesak akan donor darah untuk pasien di Mandalay, Naypyidaw, dan Sagaing.

Belum ada data resmi total korban jiwa dan luka-luka, tetapi permintaan bantuan mendesak dari junta—yang biasanya enggan melibatkan dunia internasional—menunjukkan skala kerusakan yang besar.

Gempa ini merupakan salah satu yang terkuat dalam beberapa tahun terakhir di Myanmar, dengan dampak terparah di wilayah tengah negara tersebut. Laporan lebih lanjut mengenai kerusakan infrastruktur dan korban masih terus dihimpun.

(Sumber: AFP dan pernyataan resmi junta militer Myanmar)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
“Jangan Berhenti, Pak”: Kisah di Balik Buku yang Diluncurkan di Usia 67 Tahun Sofyan Tan

“Jangan Berhenti, Pak”: Kisah di Balik Buku yang Diluncurkan di Usia 67 Tahun Sofyan Tan

Kepala SPPG Tebingtinggi Bantah Tudingan Masuk Tempat Hiburan Malam, Laporkan Akun Medsos ke Polisi

Kepala SPPG Tebingtinggi Bantah Tudingan Masuk Tempat Hiburan Malam, Laporkan Akun Medsos ke Polisi

Revitalisasi SDN 078475 Toba’a Telan Anggaran Rp998,9 Juta, LIRA Nias Pantau Progres Pekerjaan

Revitalisasi SDN 078475 Toba’a Telan Anggaran Rp998,9 Juta, LIRA Nias Pantau Progres Pekerjaan

Pemko Medan Targetkan APBD 2027 Rp7,16 Triliun, Pendidikan hingga UMKM Jadi Prioritas

Pemko Medan Targetkan APBD 2027 Rp7,16 Triliun, Pendidikan hingga UMKM Jadi Prioritas

Viral Dugaan Menu MBG Basi di Aramo Nias Selatan

Viral Dugaan Menu MBG Basi di Aramo Nias Selatan

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027: Langsung Hadapi Jepang

Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027: Langsung Hadapi Jepang

Komentar
Berita Terbaru