Regrouping SDN di Medan: Langkah Strategis Menuju Pendidikan Unggul
Kitakini.news - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memimpin rapat persiapan regrouping 147 sekolah dasar negeri (SDN), Kamis (17/4/2025).
Baca Juga:
Rapat ini dilakukan dengan harapan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di kota Medan. Dalam kesempatan tersebut, Rico menekankan bahwa pendidikan adalah fondasi masa depan anak-anak dan kota.
"Regrouping ini harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merugikan guru dan murid," tegasnya.
Dia juga menekankan pentingnya menghasilkan kepala sekolah yang berkualitas dalam proses regrouping ini.
Rico mengingatkan bahwa perawatan aset sekolah, seperti gedung dan lahan, harus menjadi prioritas.
"Kita tidak ingin aset-aset ini terbengkalai," ujarnya. Ia meminta agar segera dibentuk tim khusus untuk melaksanakan regrouping dengan timeline yang jelas.
Andi Yudhistira, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, menjelaskan bahwa regrouping ini bertujuan untuk mengatasi penurunan jumlah peserta didik dan ketidakmerataan distribusi guru.
Dari 382 SDN yang ada, 142 sekolah akan digabungkan menjadi 57 SDN, yang diharapkan dapat meningkatkan mutu layanan pendidikan dan efektivitas pengawasan di Medan.
Hadiri Rakernas APEKSI, Gubsu Dorong Penguatan Peran Pemerintah Provinsi
Tak Hanya Liputan, Persatuan Wartawan Pemko Medan Unjuk Gigi di Bazar UMKM APEKSI 2026
Ramai Dikritik Netizen, Penetapan Pemenang Tender GEMES 2026 Ikut Dipertanyakan
Rakernas XVIII APEKSI Diproyeksikan Putar Ekonomi Kota Medan hingga Rp72,3 Miliar
HUT ke- 436 Medan, Rico Waas Ajak Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Medan Bertuah dan Tinggalkan Legasi Terbaik