Jumat, 06 November 2026

Jadwal Paripurna Molor, Pimpinan DPRD Sumut "Dihujani" Kritik

Heru - Kamis, 22 Mei 2025 15:45 WIB
Jadwal Paripurna Molor, Pimpinan DPRD Sumut "Dihujani" Kritik
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Rapat Paripurna DPRD Sumatera Utara di gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Kamis (22/5

Kitakini.news - Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sjmut) dengan agenda Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) dan Pengesahan Tata Tertib, "dihujani" interupsi akibat keterlambatan pelaksanaan dari jadwal yang telah dilaksanakan, Kamis (22/5/2025).

Baca Juga:

'Hujan interupsi tersebut dipicu atas dasar Ketua DPRD Sumut, Erni Ariyanti Sitorus melanjutkan rapat saat waktu istirahat, sholat, dan makan (Ishoma) masuk.

"Tolong pimpinan bisa melihat waktu saat ini. Ini jadwal Ishoma, kenapa tidak dipending dulu. Makanya kita rapat harus tepat waktu dan jangan molor," ujar Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Persatuan Kebangkitan Bangsa (PKB), Zeira Salim Ritongan.

Tak hanya itu, interupsi lantang lainnya juga disampaikan anggota Komisi E DPRD Sumut, Rahmansyah Sibarani. Ia memprotes akibat keterlambatan jadwal Paripurna yang berdampak kepada waktu Ishoma.

"Pimpinan harusnya bisa lempar ke forum terlebih dahulu untuk ambil keputusan lanjut atau di skor rapat ini karena sudah jadwal Ishoma. Jangan main asal ketuk Palu saja," ujarnya.

Menurut Rahmansyah, dilanjutkannya rapat paripurna saat jadwal Ishoma merupakan hal yang berdampak dengan kebobrokan disiplin waktu dari pelaksanaan di awal.

"Lain kali pimpinan harus tegas dan kita harus disiplin untuk melaksanakan rapat dengan tepat waktu," tegasnya.

Menanggapi interupsi yang kerap dilontarkan para dewan tersebut, Ketua DPRD Sujut Erni Ariyanti memutuskan Rapat Paripurna tentang LKPJ dan pengesahan Tata tertib ditunda.

"Baik terimakasih atas penyampaiannya, dengan ini rapat paripurna kita skor 30 menit," ucapnya sembari mengetuk Palu. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kasus Dugaan Penyadapan, Ebenejer Imbau Masyarakat Tetap Jaga Kondusifitas

Kasus Dugaan Penyadapan, Ebenejer Imbau Masyarakat Tetap Jaga Kondusifitas

Subandi Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Hingga Anggota DPR

Subandi Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Hingga Anggota DPR

Mangapul Purba: Pemutihan Pajak Jadi Momentum Ringankan Beban Rakyat dan Dongkrak PAD

Mangapul Purba: Pemutihan Pajak Jadi Momentum Ringankan Beban Rakyat dan Dongkrak PAD

Berkat Laoli Dukung dan Apresiasi Penggerebekan Pabrik Narkoba

Berkat Laoli Dukung dan Apresiasi Penggerebekan Pabrik Narkoba

Subandi: Suspend SPPG Yang Tak Miliki IPAL

Subandi: Suspend SPPG Yang Tak Miliki IPAL

Fraksi PAN DPRD Sumut Dukung Penuh Perubahan Perda Narkotika

Fraksi PAN DPRD Sumut Dukung Penuh Perubahan Perda Narkotika

Komentar
Berita Terbaru