Jumat, 04 September 2026

Erni Ariyanti "Pasang Badan" di Depan Bobby

Heru - Kamis, 12 Juni 2025 22:30 WIB
Erni Ariyanti "Pasang Badan" di Depan Bobby
(Kitakini.news/Heru Soesilo)
Ketua DPRD Sumatera Utara Erni Ariyanti Sitorus.

Kitakini.news - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara (DPRD Sumut), Erni Ariyanti Sitorus, pasang badan dengan memastikan akan bertanggungjawab terkait polemik antara Dinas Pendidikan dan Komisi E DPRD Sumut dalam penerapan sekolah lima hari di Sumut.

Baca Juga:

"Nanti Komisi E DPRD Sumut saya yang tanggung jawab," tegas Erni dihadapan Gubernur Sumut Bobby Nasution, saat setelah melaksanakan Rapat Paripurna di Gedung DPRD Sumut, Kamis (12/6/2025).

Erni memastikan akan bertanggung jawab untuk menyelesaikan permasalahan tersebut melalui mediasi antara Dinas Pendidikan Sumut dan Komisi E DPRD yang menaungi bidang pendidikan.

"Komisi E itu memanggil Disdik melalui surat saya, namun Kadis berhalangan hadir karena ada alasan karena melaksanakan tugas, sehingga tidak hadir," ujar Politisi Partai Golkar tersebut.

Sebelumnya, Ketua Komisi E DPRD Sumut, Subandi, dan seluruh anggota Komisi E kecewa terhadap Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, atas mangkirnya dalam kegiatan rapat dengar pendapat (RDP).

"Sudah 3 kali diundang tapi beliau tidak hadir, yang hadir malah Sekdis dan jajarannya. Sementara, pembahasan SPMB 2025 dan penerapan sekolah 5 hari dalam sepekan dibutuhkan kehadiran dari Kadisdik Sumut," ucap Politisi Partai Gerindra tersebut beberapa waktu lalu.

Senada, Anggota Komisi E lainnya, Ahmad Darwis, menilai Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Alexander Sinulingga, melanggar etika pemerintahan dan melemahkan fungsi pengawasan publik.

Penilaian tersebut muncul setelah Kadisdik dua kali mangkir dari undangan Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi E terkait pembahasan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.

"Kadisdik kami anggap tidak kooperatif. Dua kali undangan rapat tidak diindahkan, ini menandakan bentuk pelanggaran etika pemerintahan dan melemahkan pengawasan publik," ujar Ahmad Darwis, Rabu (21/5/2025). (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sinabung Erupsi, Belajar Mengajar di SD Negeri 040480 Sukandebi Masih Berjalan

Sinabung Erupsi, Belajar Mengajar di SD Negeri 040480 Sukandebi Masih Berjalan

Komisi B DPRD Sumut Minta BGN Evaluasi Menu MBG

Komisi B DPRD Sumut Minta BGN Evaluasi Menu MBG

Pemprovsu Siapkan Jalur Alternatif Medan–Berastagi Untuk Wisatawan

Pemprovsu Siapkan Jalur Alternatif Medan–Berastagi Untuk Wisatawan

Sutarto: Efektifkan Sistem Peringatan Dini Terintergrasi dan Kesiapan Logistik Evakuasi

Sutarto: Efektifkan Sistem Peringatan Dini Terintergrasi dan Kesiapan Logistik Evakuasi

“Anak Sehat, Ceria, Tumbuh Optimal”, Bunda PAUD Gunungsitoli Sambangi TK OBI Fodo

“Anak Sehat, Ceria, Tumbuh Optimal”, Bunda PAUD Gunungsitoli Sambangi TK OBI Fodo

Pemprovsu Kirim 1 Ton Makanan Siap Saji Untuk Korban Bencana NTT

Pemprovsu Kirim 1 Ton Makanan Siap Saji Untuk Korban Bencana NTT

Komentar
Berita Terbaru