Kamis, 15 Oktober 2026

Tertimbun Material Longsor, Jalan Nasional Sipirok-Tapanuli Utara Putus Total

Redaksi - Selasa, 25 November 2025 23:48 WIB
Tertimbun Material Longsor, Jalan Nasional Sipirok-Tapanuli Utara Putus Total
(Tangkapan layar Video di Medsos)
Material longsor terlihat menutupi badan Jalan Nasional Sipirok-Tapanuli Utara. Sehingga arus Lalulintas di Jalan Nasional tersebut tak dapat dilalui kendaraan bermotor

Kitakini.news -Jalan Nasional yang menghubungkan Sipirok-Tapanuli Utara lumpuh total alias tak bisa dilalui kendaraan akibat longsor tang menutupi seluruh badan jalan.

Baca Juga:

Peristiwa ini tepatnya terjadi di Desa Marsada, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Selasa (25/11/2025) Subuh.

Dari amatan video viral di media sosial, terlihat tanah dan batu turun dari Tebing menimbun seluruh badan jalan.

Bencana longsor ini terjadi dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi di wilayah Tapanuli Raya sejak beberapa hari terakhir, sehingga air dengan cepat mengikis struktur tanah dan menyebabkan runtuhan besar.

Sampai saat ini, belum ada laporan korban jiwa. Sementara itu, personel Satlantas Polres Tapsel yang turun ke lokasi telah melakukan upaya evakuasi material longsor dan juga mengatur arus Lalulintas yang telah mengalami antrian cukup panjang.

"Jalan lintas Sumatera via Sipirok-Taput untuk sementara kita tutup, karena tak bisa dilalui akibat longsor. Maka dari itu, diimbau kepada seluruh pengedara kendaraan untuk mencari jalur alternatif sampai pembersihan material longsor selesai dikerjakan," bebernya.

"Sampai saat, kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk percepatan penanganan di lapangan," ucapnya.

Sementara dari amatan awak media, cuaca di kawasan Tapanuli Raya saat ini masih diguyur hujan. Dan proses evakuasi pembersihan badan jalan dari material longsor harus menggunakan alat berat. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pasca Banjir di Koto Tangah, Warga Kecewa Sistem Peringatan Banjir tidak Berfungsi

Pasca Banjir di Koto Tangah, Warga Kecewa Sistem Peringatan Banjir tidak Berfungsi

Kapolda Sumbar Kerahkan 200 Personel Gabungan, Korban Banjir Mengungsi di Musala

Kapolda Sumbar Kerahkan 200 Personel Gabungan, Korban Banjir Mengungsi di Musala

Sempat Rendam Tiga Kecamatan, Banjir di Medan Berangsur Surut Senin Sore

Sempat Rendam Tiga Kecamatan, Banjir di Medan Berangsur Surut Senin Sore

Banjir Padang Terjang Tiga Kecamatan, 672 Warga Mengungsi dan Akses Jalan Terputus

Banjir Padang Terjang Tiga Kecamatan, 672 Warga Mengungsi dan Akses Jalan Terputus

Diguyur Hujan Deras, Pemukiman Warga di Kota Padang Terendam Banjir Hingga 80 Cm

Diguyur Hujan Deras, Pemukiman Warga di Kota Padang Terendam Banjir Hingga 80 Cm

Banjir Padang Meluas, 498 Warga Terdampak dan 238 Jiwa Dievakuasi

Banjir Padang Meluas, 498 Warga Terdampak dan 238 Jiwa Dievakuasi

Komentar
Berita Terbaru