Minggu, 23 Agustus 2026

Geger, Harimau Sumatera Turun Gunung di Kawasan PLTA Simarboru Tapsel

Efendi Jambak - Kamis, 23 April 2026 14:06 WIB
Geger, Harimau Sumatera Turun Gunung di Kawasan PLTA Simarboru Tapsel
(Ist)
Harimau Sumatera sembunyi di semak belukat wilayah PLTA Tapsel.

Kitakini.news -Sebuah video singkat yang memperlihatkan penampakan seekor Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) di kawasan proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru, mendadak viral di media sosial, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga:

Dalam rekaman video tersebut, kucing besar yang merupakan satwa dilindungi itu tampak melintas dengan tenang di area proyek. Satwa buas tersebut bahkan terlihat berjalan santai di tepi jalan raya, tidak jauh dari aktivitas proyek, sebelum akhirnya menghilang di balik rimbunnya hutan.

Merespons video yang meresahkan tersebut, Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Sipirok, Manigor Lumbantoruan, mengonfirmasi kebenaran kejadian tersebut.

Namun, ia mengklarifikasi bahwa peristiwa itu tidak terjadi hari ini, melainkan beberapa hari yang lalu.

"Iya benar (video harimau itu). Kejadiannya itu terjadi pada 15 April kemarin," ucap Manigor saat dikonfirmasi.

Pihak KSDA segera menurunkan petugas ke lokasi setelah video tersebut beredar untuk melakukan penjajakan (Ground Check) dan memastikan situasi aman di area terdampak.

Lebih lanjut, Manigor menjelaskan kemunculan Harimau Sumatera di kawasan PLTA yang mencakup wilayah Sipirok, Marancar, dan Batang Toru (Sinarboru) ini bukanlah hal yang mengejutkan secara ekologis.

Pasalnya, area tersebut memang merupakan jalur perlintasan alami bagi satwa terancam punah tersebut.

Kawasan ekosistem Batang Toru dikenal sebagai salah satu habitat penting bagi harimau Sumatera dan satwa endemik lainnya di Sumatera Utara.

Meskipun Harimau tersebut terlihat sangat dekat dengan area aktivitas manusia (proyek), Manigor memastikan tidak ada potensi konflik langsung dengan masyarakat sekitar. Pihaknya bersyukur karena lokasi penampakan jauh dari jangkauan permukiman.

"Itu (kawasan proyek) daerah perlintasannya. Beruntungnya di sana tidak ada pemukiman warga, jadi kemunculannya tidak mengganggu penduduk," pungkas Manigor.

Meskipun aman dari konflik permukiman, penampakan ini menjadi pengingat penting bagi para pekerja proyek dan masyarakat yang melintas di kawasan ekosistem Batang Toru untuk tetap meningkatkan kewaspadaan ekstra terhadap potensi pertemuan dengan satwa liar. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Kapolres Tapsel Pimpin Sertijab Kapolsek Batang Toru

Kapolres Tapsel Pimpin Sertijab Kapolsek Batang Toru

Aksi Curanmor di Sibabangun Terbongkar, Pelaku Berasal Dari Tapsel

Aksi Curanmor di Sibabangun Terbongkar, Pelaku Berasal Dari Tapsel

Petugas Temukan Korban Terakhir dari Longsor di Batangtoru Tapsel

Petugas Temukan Korban Terakhir dari Longsor di Batangtoru Tapsel

Petugas Temukan Satu dari Dua Korban Longsor Batangtoru

Petugas Temukan Satu dari Dua Korban Longsor Batangtoru

Diduga Usai Konsumsi Racun Rumput, Remaja di Batangtoru Tewas

Diduga Usai Konsumsi Racun Rumput, Remaja di Batangtoru Tewas

Terlibat Penyelundupan Sisik Tringgiling, Polres Sidimpuan Amankan Dua Warga Madina

Terlibat Penyelundupan Sisik Tringgiling, Polres Sidimpuan Amankan Dua Warga Madina

Komentar
Berita Terbaru