Bobby Bersama Pj Sekda dan OPD Tinggalkan Paripurna, Erni Sitorus: Jangan Dibesar-besarkan
Kitakininews.co.id -Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Erni Ariyanti Sitorus SH M.Kn menegaskan bahwa keluarnya Gubernur Sumut Bobby Nasution saat sidang paripurna berlangsung karena ada agenda lain.
Baca Juga:
"Jangan dibesar-besarkan, karena kita masih ada waktu lagi untuk mengagendakan sidang paripurna. Soalnya, 30 hari setelah dari LHP BPK," sebut Erni Ariyanti kepada wartawan di gedung dewan, Jalan Imam Bonjol, Medan, Selasa (21/7/2026).
Erni tidak menampik kepergian Gubsu akibat hujan interupsi dalam sidang paripurna. Interupsi tetkait kuorum.
"Tadi sempat saya bacakan Fraksi Golkar hadir 20 dari 22 anggota fraksi. PDI Perjuangan 9 yang hadir sesuai tandatangan di awal paripurna," ungkap Erni.
Sementara pantauan wartawan, Ketua Erni tidak sampai habis membacakan jumlah anggota dewan yang hadir karena keburu diinterupsi anggota dewan lainnya agar melihat kehadiran sesuai tandatangan.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Gubsu Bobby meninggalkan ruangan rapat paripurna di saat hujan interupsi.
Kepergian Gubsu diikuti Pj Sekdaprovsu Sulaiman Harahap dan sejumlah pimpinan OPD lainnya.
Tidak lama kepergian Gubsu, Erni mensekor dan menutup sidang sembari mengatakan sidang akan dilanjutkan sesuai hasil rapat Banmus. (**)
Layanan Kesehatan Masyarakat Nias Utara Semakin Baik, Pemprovsu Terus Dorong Optimalisasi Sejak 2019
Berkantor di Pulau Nias, Bobby Pacu Pembangunan Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan
Fraksi PAN DPRD Sumut Terima LKPj 2025 Dengan Catatan Kritis
Sering Longsor dan Rusak Parah, Fraksi Hanura DPRDSU Desak Perbaikan Jalan Siabaksa-Bakkara Ditampung di P-APBD 2026
Anita Lubis Sebut Keluarnya Bobby Nasution dari Paripurna DPRD Sumut Hanya Miskomunikasi