Pengungsi Diminta Waspadai ISPA, Dampak Erupsi Gunung Sinabung
Kitakininews.co.id -Ratusan warga Desa Kuta Tengah masih bertahan di pengungsian Jambur Suka Tepu, Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Baca Juga:
Di tengah kondisi pengungsian yang dinilai cukup baik, pemerintah mengingatkan warga untuk mewaspadai penyakit infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA akibat paparan abu vulkanik.
Kebutuhan dasar dan pelayanan kesehatan pengungsi terus dipastikan terpenuhi, sementara kondisi kesehatan warga dipantau secara berkala.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB turut memberikan dukungan berupa 200 paket sembako, matras, selimut, dan masker.
ISPA menjadi salah satu gangguan kesehatan yang perlu diwaspadai di tengah paparan abu vulkanik Gunung Sinabung.
Anak-anak, lansia dan kelompok rentan menjadi perhatian karena lebih berisiko mengalami gangguan pernapasan.
Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Penanggulangan Bencana BNPB, Kheriawan, menghimbau masyarakat untuk menggunakan masker saat beraktivitas.
"Kami melihat langsung bahwa koordinasi dengan Dinas Kesehatan terkait kami memantau langsung kondisi sekarang kondisi kesehatan di pengungsian cukup baik tapi ada beberapa penyakit seperti ISPA yang memang harus lebih diperhatikan," ujarnya, Sabtu (5/9/2026).
Pihaknya menghimbau pada masyarakat untuk menggunakan masker di setiap hari beraktivitas terutama di zona-zona rawan bencana dan kondisinya saat ini sangat baik dalam kondisi terlayani dalam kebutuhan kesehatan.
Pemerintah memastikan bantuan kebutuhan dasar dan pelayanan kesehatan terus diberikan kepada para pengungsi.
Personel Gabungan Amankan Rumah Pengungsi di Desa Kuta Tengah
Sinabung Tetap Status Siaga dan Keluarkan Abu 200–300 Meter
Hujan Tinggi, PVMBG Ingatkan Waspada Bahaya Lahar Dingin Sinabung
Pengungsi Tetap Bertani di Tengah Erupsi Gunung Sinabung
Petugas Bagikan Masker di Berastagi Antisipasi Gangguan Pernapasan Pasca Erupsi Sinabung