Optimalisasi PAD, Yahdi Khoir Dukung Program Samsat Berkah Malam Week End
Kitakininews.co.id - Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut) Ir H Yahdi Khoir Harahap MBA mendukung langkah Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) menghadirkan program Samsat Berkah Malam pada akhir pekan sebagai upaya mengoptimalkan penerimaan pajak daerah.
Baca Juga:
Menurut Yahdi, program yang dijalankan Bapenda Sumut melalui Samsat Medan Utara tersebut merupakan langkah proaktif untuk meningkatkan penerimaan dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
"Saya sangat sependapat dan mendukung langkah proaktif yang dilakukan Bapenda, khususnya Samsat Medan Utara. Kita berharap langkah ini dapat diikuti Samsat Medan Selatan dan Samsat lainnya," ujar Yahdi kepada wartawan di Medan, Senin (7/9/2026).
Hal ini disampaikan Yahdi Khoir merespon langkah Pemprovsu yang menghadirkan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor pada malam hari, setiap akhir pekan melalui program Samsat Berkah Malam.
Layanan yang berlokasi di Jalan Nibung Raya, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, ini dihadirkan untuk memudahkan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).
"Alhamdulillah, malam ini kita sudah launching, ya, bersama-sama pembukaan Samsat Berkah Malam di wilayah UPT Samsat Medan Utara yang berlokasi di Jalan Nibung Raya, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut Sutan Tolang Lubis, Sabtu (5/9/2026).
Sutan menjelaskan, layanan Bus Samsat pada malam hari ditempatkan di lokasi yang menjadi tempat berkumpul masyarakat, khususnya anak muda. Kehadiran layanan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang memanfaatkannya untuk melakukan pembayaran pajak kendaraan.
Menanggapi hal itu, Wakil rakyat dari Dapil Sumut V meliputi Kabupaten Batubara, Asahan dan Kota Tanjung Balai ini menilai program pelayanan Samsat pada malam hari merupakan bentuk implementasi program ketuk pintu dan jemput bola yang selama ini menjadi salah satu program unggulan Bapenda Sumut.
Namun, Yahdi menekankan program jemput bola tersebut harus dilaksanakan secara konsisten dan dibarengi dengan berbagai inovasi untuk mempermudah masyarakat memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan.
"Program seperti ini harus dilakukan secara konsisten. Bapenda juga perlu terus menciptakan strategi-strategi kreatif untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak," tambah Wakil Ketua Komisi D DPRD Sumut ini.
Selain memperluas pelayanan, Yahdi menilai persoalan yang lebih penting adalah pembenahan dan validasi data kendaraan bermotor di Sumatera Utara.
Ia menyebut jumlah kendaraan bermotor roda dua, roda tiga dan roda empat yang terdaftar di Sumatera Utara mencapai lebih dari 8 Juta unit. Namun, kendaraan yang tercatat membayar pajak hanya sekitar 2,4 Juta unit.
Menurut Yahdi, validasi data sangat penting agar program intensifikasi dan optimalisasi penerimaan PKB maupun BBNKB dapat dilakukan secara lebih efektif dan tepat sasaran.
"Data kendaraan harus dibenahi. Dengan data yang valid, kita dapat mengetahui secara jelas potensi pajak dan menentukan langkah yang tepat untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara," pungkasnya. (**)
Indonesia Sedang Berjuang Hadapi Bencana Alam, PDI Perjuangan: Tempatkan Kepentingan Keselamatan Rakyat Diatas Kepentingan Politik
Minta Kepastian Pemukiman, Ratusan Massa Rohingya Geruduk Gedung DPRD Sumut
Genjot PAD, Pemprovsu Hadirkan Samsat Berkah Malam di Akhir Pekan
Rudi Alfahri Desak APH Usut Kebakaran Lahan di Paropo
Lima Bandara Ditutup Imbas Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Tujuan Jakarta Menumpuk di KNIA