Gunung Api Lewotolok NTT Kembali Erupsi, Abu Letusan Setinggi 7.000 KDPL
Kitakininews.co.id -Gunung Api Lewotolok di Kabupaten Lembata, Provinis Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali mengalami erupsi hebat pada Senin (7/9/2026) pagi. Abu vulkanis letusannya mencapai 700 Meter dari puncak gunung.
Baca Juga:
Pengamat Gunung Api Lewotolok, Stanislaus Ara Kian berdasarkan
laporan, erupsi terjadi mulai Pukul 05.41 Wita. Setidaknya beberapa kali
letusan, gunung mengeluarkan abu dengan intensitas tebal dengan tinggi mencapai
7.000 Kaki di atas permukaan laut (KDPL).
Berdasarkan data seismogram yang merekam aktivitas gunung api
amplitudo maksimum 40 Milimeter, sekitar 42 detik, dimana letusan disertai
suara mendentum. Arah abu bergerak ke barat daya dengan kecepatan 5 Knot.
Saat ini Pusat Vulkanologi dan Mitigasi
Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status Gunung Ile Lewotolok berstatus
waspada atau level II.
Karena itu Stanislaus mengatakan bahwa siapapun,
baik masyarakat sekitar, pengunjung, pendaki atau wisatawan agar menjauh dari
lokasi, atau tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius dua kilometer.
Begitu juga kepada masyarakat yang berada di
sebelah selatan dan tenggara, dengan radius tiga klometer dari pusat aktivias
gunung Lewotolok. Sebab bahaya guguran lava dan awan panas dapat menimpa
siappun.
Begitu juga dengan warga yang lain, untuk mengantisipasi
dampak debu vulkanik yang bisa merambat karena terbawa angin. Sehingga
masyarakat diminta menggunakan masker pelindung pernapasan., termasuk pelindung
mata dan kulit.
"Juga menutup tempat penampungan air bersih agar
tidak terpapar abu vulkanis," sebut Stanislaus.