Selasa, 08 September 2026

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terus Meningkat, 8.330 Penumpang dari 49 Flight Bandara Kualanamu Tujuan Jakarta dan Bandung Batal Terbang

Azzaren - Senin, 07 September 2026 16:10 WIB
Abu Vulkanik Anak Krakatau Terus Meningkat, 8.330 Penumpang dari 49 Flight Bandara Kualanamu Tujuan Jakarta dan Bandung Batal Terbang
(Dharma)
Pembatalan 49 Flight menuju Jakarta ini membuat ribuan calon penumpang merechedule Penerbangannya, Selasa (8/9/2026).

Kitakininews.co.id - Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau yang terus meningkat, Senin (7/9/2026) pagi hingga malam mengkibatkan 8.330 penumpang dari 49 Flight (Penerbangan) dari Bandara International Jualanamu tujuan Jakarta dan Bandung atau sebaliknya batal terbang.

Baca Juga:

Berdasarkan Notam atau pemberitahuan penutupan Bandara Soekarno Hatta di Tangerang, Banten dan Bandara Halim Perdana Kusuma serta Bandara Husen Sastera Negara di Bandung Penutupan bandara ini berlaku hingga pukul 23.59 WIB yang mengakibatkan 49 penerbangan dari Bandara Kualanamu terpaksa dibatalkan.

Manager of Corporate Affairs PT Angkasa Pura Aviasi Mohamad Hikmat Hidayat yang menyebutkan, berdasarkan data tercatat sementara dari pihak Operasional Bandara Kualanamu, data perkembangan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, operasional penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta (CGK) ditutup hingga pukul 23.59 WIB malam ini.

Bandara Halim Perdana kusuma (HLP) dan Bandara di Bandung hingga waktu yang sama untuk, Senin (7/9/2026).

Pembatalan 49 Flight menuju Jakarta ini membuat ribuan calon penumpang dari sejumlah maskapai seperti Garuda indonesia, Citilink, lion Air, Batik Air, Pelita Air harus mengantri di sejumlah Konter Chek In Terminal Keberangkatan Bandara Kualanamu untuk merechedule Penerbangannya pada selasa (8/9/2026) jika Semburan vulkanik sudah mereda atau Notam sudah dicabut.

PT Angkasa Pura Aviasi terus melakukan koordinasi intensif dengan AirNav Indonesia, maskapai, Otoritas Bandara, serta seluruh stakeholder terkait untuk memantau perkembangan kondisi dan memastikan operasional penerbangan tetap mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan pelayanan kepada pengguna jasa Bandara.

PT Angkasa Pura Aviasi mengimbau calon penumpang, khususnya yang memiliki penerbangan dari dan menuju Jakarta melalui Bandara Soekarno-Hatta maupun Bandara Halim Perdanakusuma, untuk secara berkala memastikan kembali status dan jadwal penerbangannya melalui maskapai masing-masing sebelum menuju Bandara, sehingga tidak berlama-berlama di Bandara yang akan membuat kebosanan.

"Kami dari Pihak PT.AVI, Airline, Otoritas Bandara, Airnav dan stakeholder lainnya dipastikan mendapatkan informasi yang valid sehingga dapat disampaikan kepada calon penumpang terkait adanya pembatalan penerbangn akibat dampak debu vulkanik gunung Anak Krakatau, sehingga calon penumpang yang mendapatkan informasi pembatalan secara berkala tidak perlu datang ke bandara," ujar Hikmat.

Informasi mengenai perkembangan operasional penerbangan di bandara Kualanamu maupun Bandara di jakarta akan terus diperbarui sesuai kondisi terkini sehingga para calon penumpang mendapat info terbaru. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Penerbangan Pulih, Hari Ini Bandara Kualanamu Mulai Beroperasi

Penerbangan Pulih, Hari Ini Bandara Kualanamu Mulai Beroperasi

Gunung Api Lewotolok NTT Kembali Erupsi, Abu Letusan Setinggi 7.000 KDPL

Gunung Api Lewotolok NTT Kembali Erupsi, Abu Letusan Setinggi 7.000 KDPL

Aktivitas Sinabung Menurun, Warga Desa Kuta Tengah Kembali ke Rumah

Aktivitas Sinabung Menurun, Warga Desa Kuta Tengah Kembali ke Rumah

Indonesia Sedang Berjuang Hadapi Bencana Alam, PDI Perjuangan: Tempatkan Kepentingan Keselamatan Rakyat Diatas Kepentingan Politik

Indonesia Sedang Berjuang Hadapi Bencana Alam, PDI Perjuangan: Tempatkan Kepentingan Keselamatan Rakyat Diatas Kepentingan Politik

Efek Abu Vulkanik Anak Krakatau, Penerbangan dari Amsterdam Dialihkan

Efek Abu Vulkanik Anak Krakatau, Penerbangan dari Amsterdam Dialihkan

Geopolitik Memanas dan Erupsi Anak Krakatau Bayangi Pasar, Rupiah Tertekan ke Rp17.665

Geopolitik Memanas dan Erupsi Anak Krakatau Bayangi Pasar, Rupiah Tertekan ke Rp17.665

Komentar
Berita Terbaru