Kamis, 29 Oktober 2026

Pemko Medan Perkuat Integrasi Data untuk Capai Target 50.000 Lapangan Kerja

Siti Amelia - Rabu, 28 Oktober 2026 21:01 WIB
Pemko Medan Perkuat Integrasi Data untuk Capai Target 50.000 Lapangan Kerja
kominfo medan
Seminar Hasil Kajian Strategis Penyediaan 50.000 Lapangan Kerja dan Kebutuhan Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Medan Tahun 2026 di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Rabu (28/10/2026).

Kitakininews.co.id - Pemerintah Kota (Pemko) Medan memperkuat integrasi data pencari kerja dengan kebutuhan perusahaan guna mendukung target penyediaan 50.000 lapangan kerja.

Baca Juga:

Langkah strategis ini dinilai krusial agar masyarakat dapat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi mereka, sementara di sisi lain perusahaan menjadi lebih mudah menemukan tenaga kerja yang dibutuhkan.

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa upaya mencapai target tersebut tidak cukup hanya dengan mengandalkan investasi dan membuka lowongan pekerjaan saja.

Pemerintah harus mengetahui secara pasti jumlah pencari kerja, keterampilan yang mereka miliki, serta spesifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan di berbagai sektor usaha.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Seminar Hasil Kajian Strategis Penyediaan 50.000 Lapangan Kerja dan Kebutuhan Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Medan Tahun 2026 di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Rabu (28/10/2026).

Menurut Wali Kota, persoalan ketenagakerjaan tidak boleh berhenti sebatas pada diskusi maupun kajian akademis semata.

Pemerintah dituntut untuk menerjemahkan setiap hasil kajian menjadi langkah nyata demi membantu lulusan baru serta pencari kerja yang belum mendapatkan pekerjaan, mengingat isu ini berkaitan langsung dengan perputaran roda ekonomi, penanggulangan kemiskinan, dan pengurangan ketimpangan sosial di tengah masyarakat.

Rico memaparkan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kota Medan sebenarnya telah mengalami penurunan dari 8,13 persen menjadi 7,99 persen pada 2025 lalu.

Kendati trennya menurun, angka tersebut tetap harus ditindaklanjuti dengan pemetaan kondisi ketenagakerjaan yang jauh lebih terperinci, termasuk menghitung jumlah lulusan baru yang belum bekerja serta ketersediaan lowongan di pasar kerja.

Selama ini, ia menyoroti masih belum terintegrasinya data pencari kerja secara optimal dengan kebutuhan nyata dari perusahaan.

Oleh karena itu, data dari berbagai instansi seperti perguruan tinggi, Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), hingga para pelaku usaha perlu dihimpun ke dalam satu sistem terpadu yang dapat diperbarui secara berkala.

Integrasi data ini juga mencakup berbagai skala usaha, mulai dari perusahaan besar, UMKM, restoran, hingga sektor perhotelan.

Untuk memperkuat daya saing tenaga kerja lokal, Pemko Medan juga merencanakan pengembangan fasilitas pelatihan melalui pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK).

Program pelatihan tersebut nantinya akan disesuaikan secara spesifik dengan kebutuhan dunia industri agar keterampilan peserta benar-benar relevan.
Selain itu, ketersediaan data yang akurat dan kompetensi yang mumpuni diyakini tidak hanya membantu pencari kerja dan perusahaan, tetapi juga mampu meningkatkan daya tarik investasi di Kota Medan secara keseluruhan.

Sementara itu, Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Medan, Benny Iskandar, melaporkan bahwa kajian strategis ini telah berlangsung sejak Agustus 2026 dengan menggandeng tiga tenaga ahli serta bekerja sama dengan Universitas Sumatera Utara (USU).

Kajian yang awalnya berfokus pada kebutuhan pembangunan BLK tersebut diperluas guna mendukung target penciptaan 50.000 lapangan kerja, yang sejalan dengan program prioritas pemerintah daerah serta peta jalan penciptaan lapangan kerja periode 2026–2029.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Takut Kalang Kabut, Wali Kota Medan Pimpin Rapat Siaga Bencana Hidrometeorologi

Takut Kalang Kabut, Wali Kota Medan Pimpin Rapat Siaga Bencana Hidrometeorologi

Wali Kota Medan Rico Waas Perkuat Koordinasi dengan UNHCR untuk Penanganan Pengungsi

Wali Kota Medan Rico Waas Perkuat Koordinasi dengan UNHCR untuk Penanganan Pengungsi

Rico Waas Ajak Pemuda Medan Tumbuhkan Patriotisme, Kegigihan, dan Empati

Rico Waas Ajak Pemuda Medan Tumbuhkan Patriotisme, Kegigihan, dan Empati

Wali Kota Rico Waas Ancam Evaluasi RS di Medan yang Persulit Pasien UHC: "Orang Lagi Kesakitan Jangan Dipersulit!"

Wali Kota Rico Waas Ancam Evaluasi RS di Medan yang Persulit Pasien UHC: "Orang Lagi Kesakitan Jangan Dipersulit!"

Rico Waas Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 214 Mahasiswa Medan, Maksimal Rp6 Juta per Semester

Rico Waas Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 214 Mahasiswa Medan, Maksimal Rp6 Juta per Semester

Redam Ego Kepemimpinan Dwi Tunggal, Rico Waas Tegaskan Kepala Daerah dan Wakil Harus Rukun Demi Rakyat

Redam Ego Kepemimpinan Dwi Tunggal, Rico Waas Tegaskan Kepala Daerah dan Wakil Harus Rukun Demi Rakyat

Komentar
Berita Terbaru