Dugaan Malpraktik, RS Mitra Medika Medan Berikan Klarifikasi
Kitakini.news - Bayi berusia delapan hari di RS Mitra
Medika, Jalan Sisingamangaraja, Kota Medan, Sumatera Utara diduga menjadi korban
malpraktik. Pihak rumah sakit mengklarifikasi hal itu.
Baca Juga:
Direktur RS Mitra Medika, Sjahrial R Anas mengatakan
pihaknya sudah melakukan pemeriksaan sesuai SOP. Ia menjelaskan melepuhnya kaki
bayi tersebut diduga karena sensitivitas kulit bayi berbeda-beda.
"Dugaan yang terjadi itu sebenarnya adalah sensitivitas
kaki dari bayi itu betul-betul tidak tahan akan air hangat daripada kompres
itu," jelas Sjahrial saat dikonfirmasi di RS Mitra Medika, pada Selasa
(21/3/2023).
Atas kejadian ini, pihak rumah sakit menyampaikan akan
bertanggung jawab penuh atas pengobatan bayi yang kakinya melepuh.
"Kaki yang melepuh itu sudah kami obati dan bayinya pun
masih ada sama kami. Kami akan bertanggung jawab penuh untuk pengobatan bayi
sampai sembuh," jelasnya.
Sementara itu terkait dengan laporan yang dilayangkan
keluarga korban ke Polda Sumut, Sjahrial menegaskan bahwa pihaknya belum
menjalani pemeriksaan apapun dan belum menerima panggilan polisi.
"Belum ada. Soal pelaporan Kapolda kita tunggu saja.
Kami bertanggung jawab penuh untuk pengobatan bayinya," tambahnya.
Pihak RS Mitra Medika mengharapkan kaki bayi dapat sembuh
dalam waktu sepekan.
Sebelumnya, Bayi berusia 8 hari mengalami kaki yang melepuh
usai dikompres handuk hangat guna pemeriksaan stunting. Kejadian ini pun
dilaporkan keluarga korban ke Polda Sumut.
Kontributor: Azzareen
Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda
Perempuan Ditemukan Meninggal di Rumah Komplek Bumi Asri, Polisi Lakukan Penyelidikan
UFC Coret Empat Petarung dari Roster, Daniel Marcos yang Punya Rekor Mentereng Ikut Tergusur
OJK Rajut Kolaborasi Kuat GRC untuk Hadapi Risiko Siber, AI, dan Perubahan Iklim di Sektor Keuangan
Bayern Menggila di Bergamo, Atletico Madrid Pesta Gol