Jumat, 04 September 2026

Hendro Susanto Pertanyakan Larangan Buka Puasa Bersama oleh Pemerintah

- Jumat, 24 Maret 2023 16:19 WIB
Hendro Susanto Pertanyakan Larangan Buka Puasa Bersama oleh Pemerintah

Kitakini.news – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Hendro Susanto menyesalkan kebijakan pemerintah yang melarang pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) berbuka bersama selama Ramadan 1444 Hijriah.

Baca Juga:

Menurut Hendro, larangan itu terkesan mengekang jalinan silaturahmi dan semangat beribadah di bulan suci ini.

Hal itu disampaikan Hendro di Medan, Jumat (24/3/2023) merespon larangan buka bersama itu tertuang pada Surat Sekretaris Kabinet No 38/Seskab/DKK/03/2023.

Sekretaris Kabinet  Pramomo Anung mengatakan arahan presiden hanya ditujukan kepada para menko, para menteri, kepala lembaga pemerintah dan tidak berlaku pada masyarakat umum. Kebijakan tersebut didasarkan dengan munculnya sorotan dari masyarakat soal gaya hidup.

Atas surat tersebut, Hendro Susanto menganggap aneh kebijakan yang diterbitkan pemerintah dan harus dikoreksi. Sebab saat ini, seluruh lembaga atau instansi sudah bisa menggelar kegiatan di hotel-hotel atau ruang meeting sambil makan dan minum bersama. Menjadi pertanyaan kenapa harus dibatasi di Ramadan kali ini.

“Kenapa pula bulan puasa dilarang buka puasa bersama, sementara aktivitas lembaga (pemerintah) itu normal, mereka makan minum bersama setiap hari dan rapat-rapat bersama di hotel-hotel, mereka biasa aja, gak ada masalah kenapa harus dibatasi orang mau buka puasa,” cetusnya.

“Sehingga ada kesan masyarakat tidak boleh berkumpul di Ramadhan. Atau apakah pemerintah sengaja mengekang orang berbuka puasa dalam rangka bersilaturahmi? Berbuka puasa itu juga erat kaitannya dalam rangka memberikan semangat ibadah di Ramadan dan kenapa harus dibatas-batasi," ketusnya.

Hendro juga menilai, kebijakan larangan berbuka puasa itu terkesan ambigu. "Tidak ada dasarnya saya kira. Harusnya pemerintah itu mendorong bagaimana penguatan ekonomi agar masyarakat tidak susah mengakses sembako dan harga-harga tetap stabil," tukasnya.

Kemudian, sambung Hendro, bagaimana menjaga ketahanan pangan di Ramadan ini, sehingga di Lebaran ini masyarakat tidak susah. "Kami meminta kepada pemerintah untuk tidak ambigu dan aneh-aneh membuat kebijakan lah," pungkasnya. 

 

 

Redaksi

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Indonesia U-20 Hajar Laos 3-0, Gholy Bawa Garuda Muda ke Puncak

Indonesia U-20 Hajar Laos 3-0, Gholy Bawa Garuda Muda ke Puncak

Preview Indonesia U-20 vs Laos U-20: Garuda Muda Wajib Menang

Preview Indonesia U-20 vs Laos U-20: Garuda Muda Wajib Menang

Mantan Suami alm Winda Lorenza Laporkan AkunTiktok Penyebar Jual Istri ke Wakapolda

Mantan Suami alm Winda Lorenza Laporkan AkunTiktok Penyebar Jual Istri ke Wakapolda

Pernyataan Pada Akun Tiktok "Winda Dijual Ke Wakapolda" Didalami Polda Sumut

Pernyataan Pada Akun Tiktok "Winda Dijual Ke Wakapolda" Didalami Polda Sumut

21 Pemain Diaspora Siap Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

21 Pemain Diaspora Siap Perkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

“Anak Sehat, Ceria, Tumbuh Optimal”, Bunda PAUD Gunungsitoli Sambangi TK OBI Fodo

“Anak Sehat, Ceria, Tumbuh Optimal”, Bunda PAUD Gunungsitoli Sambangi TK OBI Fodo

Komentar
Berita Terbaru