Jumat, 16 Oktober 2026

Gelombang Laut Hantam Tiga Kapal di Mentawai, Empat Nelayan Hilang

- Minggu, 26 Maret 2023 06:50 WIB
Gelombang Laut Hantam Tiga Kapal di Mentawai, Empat Nelayan Hilang

Kitakini.news - Cuaca buruk melanda kawasan pantai barat Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Sebanyak 3 kapal nelayan dihantam gelombang tinggi dan empat orang nelayan hilang, yang masih dalam pencarian.

Baca Juga:

Tim SAR gabungan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat menyelamatkan tiga orang nelayan setelah terombang-ambing dihantam gelombang tinggi, Sabtu (25/3/2023).

Para nelayan tersebut yakni Delfian (23), Gregorius (23) dan Asril (22). Sedangkan, Inpa (22), Jandi (23), Delfira (20) dan Andira (21) masih dalam pencarian.

Ketujuh nelayan itu, berlayar menuju perairan Pei-pei dengan tujuan menangkap ikan, pada Jumat. Namun, diantara Pulau Sipora dan Pulau Siberut, yakni di Selat Bunga Laut, boat yang ditumpangi dihantam badai dan terombang-ambing ditengah lautan.

Menurut Kepala Kantor SAR Mentawai, Akmal, setelah dilakukan pencarian hingga Jumat malam, 4 dari 7 awak kapal tersebut masih belum ditemukan, sedangkan 3 nelayan berhasil ditemukan petugas SAR gabungan dalam kondisi terombang-ambing di tengah laut.

Kemudian, kata Akmal, kapal nelayan kedua yang juga dihantam badai yakni berasal dari Tuapejat yang hendak mencari ikan di kepulauan Sipora. Namun, ketika mau kembali kapal tersebut karam di perairan Berimanua.

Beruntung ketiga awak kapal selamat meski ditemukan dalam kondisi juga terombang ambing di tengah lautan.

Ketiga korban tersebut adalah Jasmin Efendi Siregar (43) ditemukan pukul 21.05 WIB. Kemudian Edi (35) ditemukan pukul 21.45 WIB serta Jhon (38) ditemukan pukul 22.07 WIB. Seluruh korban dievakuasi tim SAR gabungan dalam kondisi cuaca hujan lebat.

Sedangkan kecelakaan kapal yang ketiga dialami sebuah kapal nelayan yang memiliki awak 5 orang.

Berdasarkan laporan masuk Jumat malam pukul 09.30 WIB, kapal tersebut hilang kontak antara pulau Sipora dengan Siberut, Kecamatan Sipora Utara Mentawai sejak pukul 19.00 WIB.

Kapal yang dilaporkan hilang kontak tersebut berangkat dari Tuapejat menuju Malilimok Pulau Shadow dengan penumpang lima orang. Namun sampai pukul 19.00 WIB belum juga sampai di tujuan dan kapal dihubungi tidak tersambung lagi.

Lima penumpang kapal jenis Longboat dengan merek lambung ’Shadow Mentawai’ yang memiliki panjang 10 meter itu adalah Rahmat (36), Ade (32), Ario (21), Aria (21) dan Laura (32).




Kontributor: Azzareen

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pasca Banjir di Koto Tangah, Warga Kecewa Sistem Peringatan Banjir tidak Berfungsi

Pasca Banjir di Koto Tangah, Warga Kecewa Sistem Peringatan Banjir tidak Berfungsi

Kapolda Sumbar Kerahkan 200 Personel Gabungan, Korban Banjir Mengungsi di Musala

Kapolda Sumbar Kerahkan 200 Personel Gabungan, Korban Banjir Mengungsi di Musala

Banjir Padang Terjang Tiga Kecamatan, 672 Warga Mengungsi dan Akses Jalan Terputus

Banjir Padang Terjang Tiga Kecamatan, 672 Warga Mengungsi dan Akses Jalan Terputus

Banjir Padang Meluas, 498 Warga Terdampak dan 238 Jiwa Dievakuasi

Banjir Padang Meluas, 498 Warga Terdampak dan 238 Jiwa Dievakuasi

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Sejumlah Kantor Pemkab Solok Tertimbun Material

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Sejumlah Kantor Pemkab Solok Tertimbun Material

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

Komentar
Berita Terbaru