Rabu, 02 September 2026

Gerah Lihat Aksi Begal, Anggota DPRD Medan Pertanyakan Keseriusan Polisi

- Sabtu, 17 Juni 2023 20:59 WIB
Gerah Lihat Aksi Begal, Anggota DPRD Medan Pertanyakan Keseriusan Polisi

Kitakini.news - Ketua Komisi I DPRD Medan, Robi Barus mengaku gerah dengan aksi begal yang tak kunjung berhasil diberantas. Dia pun mempertanyakan keseriusan pihak kepolisian dalam memberantas aksi begal di Kota Medan.

Baca Juga:

"Kita terus menyuarakan soal pentingnya memberantas aksi kejahatan ini, bahwa begal terus menjadi momok menakutkan bagi masyarakat, khususnya saat beraktivitas di malam hari. Namun begal-begal ini seakan tak 'tersentuh' oleh pihak kepolisian, kita mempertanyakan keseriusan rekan-rekan kepolisian," ucap Robi Barus, Sabtu (17/6/2023).

Robi pun menegaskan bahwa hal ini akan menjadi catatan penting bagi pihaknya di DPRD Medan.

"Tentu ini menjadi catatan penting bagi kami di DPRD Medan, khususnya Komisi I," tegasnya.

Ketua Fraksi PDI-Perjuangan itu mengungkapkan, memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dari aksi-aksi kejahatan yang jelas-jelas melanggar hukum adalah salah satu tugas utama pihak kepolisian. Sekalipun tugas itu berat, namun pihak kepolisian harus bisa menunaikan kewajibannya tersebut.

"Berkali-kali kita sampaikan bahwa patroli harus terus ditingkatkan oleh rekan-rekan kepolisian, khususnya di malam hari hingga dini hari. Kita kecewa, korban terus berjatuhan akibat aksi begal. Mirisnya, kejadian ini seolah-olah memang tidak bisa ditangani lagi," kata dia.

Robi Barus pun meminta agar para petinggi kepolisian, baik di tingkat Polsek, Polres, hingga Polda Sumut agar menjadikan peristiwa ini sebagai bahan evaluasi bagi kinerja anggota mereka di jajarannya masing-masing.

"Harus ada evaluasi, harus ada perubahan. Jangan harapkan hasil yang berbeda untuk kinerja yang sama. Sebagai wakil rakyat Kota Medan, atas nama Komisi I DPRD Medan, kita meminta agar polisi segera berbenah. Mohon agar hal ini menjadi atensi bagi Bapak Kapolda Sumut, Kapolrestabes Medan dan Kapolres Pelabuhan Belawan, hingga polsek-polsek yang berwilayah hukum di Kota Medan," pungkasnya.

Seperti diketahui, seorang mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Insanul Anshori Hasibuan menjadi korban aksi keganasan begal di Jalan Mustafa, Kota Medan, Rabu (14/6/2023) dinihari.

Korban dibegal saat sedang mencari makan sekitar pukul 03.00 WIB dari kosnya di Jalan Pasar III, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. Saat melintas di lokasi kejadian, Insanul yang dibonceng bersama temannya menggunakan sepeda motor dipepet pelaku menggunakan dua pengendara sepeda motor yang membawa celurit.

Korban terjatuh dari sepeda motor setelah ditarik oleh pelaku. Diduga, pelaku menusukkan senjata tajam tersebut ke tubuh korban. Sementara, rekan korban berhasil menyelamatkan diri.

Selanjutnya, mahasiswa semester 6 Ilmu Komunikasi FISIP UMSU itu dievakuasi warga sekitar ke rumah sakit terdekat. Namun, kondisi luka parah yang dialami Insanul membuat nyawanya tidak tertolong lagi dan meninggal dunia.


Reporter : Siti Amelia


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Rico Waas Dorong Pembiayaan PNM Jadi Mesin Penggerak Usaha Ultra Mikro

Rico Waas Dorong Pembiayaan PNM Jadi Mesin Penggerak Usaha Ultra Mikro

Pemprovsu Kirim 1 Ton Makanan Siap Saji Untuk Korban Bencana NTT

Pemprovsu Kirim 1 Ton Makanan Siap Saji Untuk Korban Bencana NTT

Fraksi PKS DPRD Sumut Desak Gubsu Pilih Sekda Definitif

Fraksi PKS DPRD Sumut Desak Gubsu Pilih Sekda Definitif

Erupsi Sinabung, Bobby Pastikan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi

Erupsi Sinabung, Bobby Pastikan Kebutuhan Pengungsi Terpenuhi

Raker DPRD Sumut Harus Jadi Program Menyentuh Masyarakat

Raker DPRD Sumut Harus Jadi Program Menyentuh Masyarakat

Penerima Paket Pod Getar Berisi 1,3 Liter Etomidate dari Malaysia Divonis 9 Tahun Penjara

Penerima Paket Pod Getar Berisi 1,3 Liter Etomidate dari Malaysia Divonis 9 Tahun Penjara

Komentar
Berita Terbaru