Rabu, 26 Agustus 2026

APBN Tak Sanggup Biayai Pensiun Dini PLTU

Guruh Ismoyo - Minggu, 29 Oktober 2023 12:50 WIB
APBN Tak Sanggup Biayai Pensiun Dini PLTU
IDN times
PLTU Cirebon 1

Kitakini.news - Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dinilai tak akan sanggup menanggung biaya pensiun dini Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batu Bara. Apalagi masih banyak kebutuhan bangsa ini yang lebih penting.

Baca Juga:

"Kalau APBN saja yang menanggung pensin dini PLTU Batu Bara, itu hal yang mustahil. Tak mungkin itu. Uang negara gak kuat menanggungnya dan harus ada sumber lain," cetus Wakil Ketua Komisi VII DPR-RI, Eddy Soeparno kepada wartawan di Jakarta, Minggu (29/10/2023).

Menurut Eddy, untuk mempensiunkan dini PLTU Pelabuhan Ratu dan PLTU Cirebon Satu, dibutuhkan anggaran Rp25 Triliun, dengan rincian Rp12 Triliun untuk Pelabuhan Ratu dan Rp13 Triliun untuk PLTU Cirebon 1 dan sudah ada ADB untuk membiayainya.

"Nah ini kan besar sekali, baru dua PLTU. Setidaknya harus ada sumber-sumber pendanaan lain yang dapat digunakan untuk mendukung program pensiun dini PLTU ini. Misalnya, pendanaan melalui skema Just Energy Transition Partnership (JETP) dan dukungan dari Asian Development Bank (ADB), " bebernya.

Untuk diketahui, Kementerian Keuangan baru saja menerbitkan peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 103 Tahun 2023 Tentang Pemberian Dukungan Fiskal melalui Kerangka Pendanaan dan Pembiayaan Dalam Rangka Percepatan Transisi Energi di Sektor Ketenagalistrikan.

Melalui aturan baru tersebut, pembiayaan terkait penghentian operasional sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) lebih cepat dari rencana awal alias pensiun dini akan menggunakan APBN.

Dua PLTU yang akan menjadi proyek pilot suntik mati pemerintah terhadap PLTU batu bara adalah PLTU Pelabuhan Ratu dan PLTU Cirebon-1.

Sejauh ini, mekanisme suntik mati terhadap PLTU Pelabuhan Ratu dilakukan dengan cara alih kelola dari PT PLN kepada PT Bukit Asam. Semula PLTU ini direncanakan beroperasi selama 24 tahun, namun setelah pengalihan tersebut, masa operasional pembangkit dipangkas hanya menjadi 15 tahun.

Sedangkan rencana suntik mati kepada PLTU Cirebon-1 akan menggunakan skema Energy Transition Mechanism (ETM) dengan dukungan Asian Development Bank (ADB). ADB telah meneken perjanjian untuk memensiunkan PLTU berbahan bakar batu bara Cirebon-1 di Kanci, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. (*)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Soedeson Tandra Anggota DPR RI Apresiasi Polres Tapsel atas Kasus Dugaan Pelecehan dan Pembunuhan

Soedeson Tandra Anggota DPR RI Apresiasi Polres Tapsel atas Kasus Dugaan Pelecehan dan Pembunuhan

Sofyan Tan dan Bocah Ginting, Momen Hangat di Tengah Serap Aspirasi STM Hilir

Sofyan Tan dan Bocah Ginting, Momen Hangat di Tengah Serap Aspirasi STM Hilir

Bedah Buku Tionghoa Medan, Sofyan Tan Sebut Budaya Tak Mengenal Pagar

Bedah Buku Tionghoa Medan, Sofyan Tan Sebut Budaya Tak Mengenal Pagar

Sofyan Tan Perioritaskan Pendidikan Untuk Kalangan Kurang Mampu

Sofyan Tan Perioritaskan Pendidikan Untuk Kalangan Kurang Mampu

Sofyan Tan Ajak Masyarakat Dukung Sensus Ekonomi 2026: Data Bukan untuk Pajak

Sofyan Tan Ajak Masyarakat Dukung Sensus Ekonomi 2026: Data Bukan untuk Pajak

Hakim Dalami Dugaan Keterlibatan Pimpinan Bank Mandiri di Korupsi PMD Samosir, JPU Upayakan Hadirkan Tersangka

Hakim Dalami Dugaan Keterlibatan Pimpinan Bank Mandiri di Korupsi PMD Samosir, JPU Upayakan Hadirkan Tersangka

Komentar
Berita Terbaru