Madrid Gagal Menang, Bono Selamatkan Al Hilal dalam Duel Dramatis di Miami
Baca Juga:
Laga ini menghadirkan drama, kontroversi, dan penyelamatan krusial dari Yassine Bounou alias Bono, yang tampil sebagai pahlawan Al Hilal di bawah mistar.
Madrid membuka skor lebih dulu pada menit ke-34 lewat Gonzalo García, yang menyelesaikan serangan cepat hasil kerja sama Trent Alexander-Arnold dan Rodrygo. Gol ini sempat mengendurkan tekanan Al Hilal, namun hanya sementara.
Menit ke-41, wasit menunjuk titik putih setelah Raúl Asencio dianggap melanggar Marcos Leonardo di dalam kotak penalti. Gelandang asal Portugal, Rúben Neves, dengan tenang mengeksekusi penalti dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Namun keputusan penalti tersebut menimbulkan kontroversi. Mantan wasit elit, Iturralde González, dalam analisisnya untuk AS, menyebut, "Menurut saya, kontaknya terlalu ringan untuk dijadikan penalti."
Babak kedua berlangsung dalam kendali Madrid. Pelatih Xabi Alonso memasukkan Luka Modric untuk meningkatkan kreativitas. Güler bahkan nyaris mencetak gol kemenangan jika saja tembakannya tak membentur tiang gawang.
Peluang emas datang di menit akhir, ketika Madrid mendapat hadiah penalti lewat tinjauan VAR. Namun Bono menggagalkan eksekusi Federico Valverde dengan penyelamatan gemilang ke arah kanan bawah gawang.
Sementara itu, Al Hilal menunjukkan penampilan disiplin, tak hanya bertahan, tetapi juga beberapa kali mengancam lewat serangan balik cepat yang dimotori Salem Al-Dawsari dan Malcom.
Real Madrid kini wajib menang dalam dua laga berikutnya jika ingin memastikan tiket ke fase gugur. Sementara Al Hilal menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar kuda hitam — mereka bisa menantang siapa pun.
Sumber: The Guardian, Cadena SER, Diario AS, FIFA.com
Gila! Drawing Liga Champions 2026/2027 Bikin Para Raksasa Langsung Bertemu
Mbappe Menggila, Real Madrid Hancurkan Real Sociedad
Mourinho Bawa Real Madrid Menang Dramatis di Kandang Espanyol
Mourinho Ramal Arda Guler Jadi Luka Modric Baru
Negosiasi Kembali Memanas, Real Madrid Makin Dekat Amankan Yan Diomande dari RB Leipzig