Magomed Ankalaev Targetkan Jalur Perebutan Gelar, Waspadai Kejutan Guskov di Abu Dhabi
Kitakininews.co.id - Divisi light heavyweight UFC akan menyajikan pertarungan sarat gengsi saat mantan juara Magomed Ankalaev menghadapi penantang yang sedang naik daun, Bogdan Guskov, pada laga utama UFC Fight Night Abu Dhabi di Etihad Arena, Sabtu (25/7/2026) waktu setempat.
Baca Juga:
Duel ini menjadi kesempatan penting bagi kedua petarung. Ankalaev berusaha bangkit setelah kehilangan sabuk juara UFC dari Alex Pereira, sedangkan Guskov melihat pertarungan tersebut sebagai jalan tercepat menuju perebutan gelar.
Ankalaev, penantang nomor 1 divisi berat-ringan datang dengan pengalaman menghadapi para elite divisi, termasuk Alex Pereira, Jan Blachowicz, Aleksandar Rakic, Anthony Smith, Johnny Walker, dan Nikita Krylov. Gaya bertarungnya yang disiplin, kemampuan counter-striking, serta dasar Combat Sambo menjadikannya salah satu petarung paling komplet di kelas 205 pon.
Di sisi lain, Guskov tengah menikmati momentum terbaik dalam kariernya. Petarung asal Uzbekistan itu mencatat lima laga tanpa kekalahan (empat menang, sekali imbang) sejak tumbang dari Volkan Oezdemir pada 2023. Sebagian besar kemenangan tersebut diraih lewat penyelesaian sebelum bel berbunyi, membuktikan kekuatan pukulannya sebagai ancaman nyata bagi siapa pun di divisi ini.
Ankalaev datang ke pertarungan tersebut dengan semangat baru. Dia menegaskan ingin membuktikan bahwa kekalahan terakhir bukanlah akhir dari kiprahnya di papan atas UFC.
"Saya harus masuk ke oktagon dan menunjukkan 100 persen kemampuan saya sebagai petarung. Saya tahu kesempatan bertarung tidak datang dengan mudah," ujarnya.
Mantan juara berat-ringan UFC itu juga mengakui kekalahan dari Alex Pereira menjadi pukulan terberat dalam hidupnya. Namun, tak mau larut dalam kekecewaan, dirinya kembali untuk menunjukkan dia belum habis.
"Itu adalah hari terburuk dalam hidup saya," ucapnya.
Ankalaev mengungkapkan dirinya sempat menjauh dari latihan setelah kehilangan gelar. Namun kini ia mengklaim telah kembali dalam kondisi terbaik dan siap memulai perjalanan menuju perebutan sabuk juara untuk kedua kalinya.
Sementara itu, Bogdan Guskov yang saat ini berada di peringkat ke-19 penantang kelas berat-ringan tidak menyia-nyiakan kesempatan tampil di laga utama UFC. Ia menerima pertarungan ini setelah lawan awal Ankalaev, Khalil Rountree cedera, sehingga mengalami perubahan dan menyebut duel tersebut sebagai peluang terbesar dalam kariernya.
"Ini kesempatan besar bagi saya. Ankalaev adalah nama yang lebih besar dan kemenangan atasnya bisa mengubah karier saya," ucapnya.
Dengan gaya khasnya yang santai, Guskov juga berjanji akan menyuguhkan pertarungan menarik bagi para penggemar.
"Siapkan aspirin dan bantal. Pertarungan saya selalu menghibur," ucapnya.
Pernyataan itu mencerminkan kepercayaan dirinya untuk memberi kejutan sekaligus menegaskan bahwa ia tidak datang ke Abu Dhabi hanya untuk menjadi pelengkap laga utama.
Secara teknis, Ankalaev lebih unggul dalam pengalaman, kontrol jarak, pertahanan takedown, dan kemampuan mengatur tempo pertarungan. Ia dikenal sebagai petarung yang sabar dan jarang melakukan kesalahan sendiri.
Sebaliknya, Guskov memiliki modal agresivitas dan daya ledak pukulan yang sangat berbahaya. Hampir seluruh kemenangan UFC-nya diraih melalui penyelesaian cepat sehingga Ankalaev dipastikan tidak boleh lengah sejak ronde pertama.
Banyak pengamat menilai duel ini berpotensi menjadi penentu penantang berikutnya di divisi light heavyweight. Kemenangan Ankalaev akan mengembalikannya ke jalur perebutan gelar setelah kehilangan sabuk juara, sedangkan kemenangan Guskov akan menjadi lompatan terbesar dalam kariernya dan bisa langsung membawanya ke jajaran elite UFC.
Sumber: MMA Fighting, MMA Mania
Murid Khabib Saygid Izagakhmaev Jalani Duel 'Perang Saudara' di UFC Abu Dhabi
Model Tampan UFC Islam Dulatov Incar Kemenangan Ketiga di Abu Dhabi
Laga Debut Dua Striker tak Terkalahkan di UFC Abu Dhabi, Chanco Bawa Reputasi Tim Khabib
Dricus Du Plessis Ejek Khamzat Chimaev Usai Kalahkan Kamaru Usman
Dricus du Plessis Dominasi Pertarungan dengan Kamaru Usman, Dekati Perebutan Gelar UFC