Anthony Joshua dan Tyson Fury Salin Sindir Jelang Duel Panas di Wales Desember 2026
Kitakininews.co.id - Penantian panjang penggemar tinju dunia akhirnya mendekati kenyataan. Anthony Joshua dan Tyson Fury dipastikan akan berhadapan dalam pertarungan kelas berat yang selama bertahun-tahun hanya menjadi wacana. Kedua petinju Inggris tersebut bahkan sudah bertemu langsung untuk pertama kalinya dalam konferensi pers di London, Rabu (30/9/2026) atau Kamis (1/10/2026) WIB.
Baca Juga:
Pertarungan bertajuk duel dua mantan juara dunia kelas berat itu dijadwalkan berlangsung pada 11 Desember 2026 atau Sabtu 12 Desember WIB di Principality Stadium, Cardiff, Wales. Perebutan gelar WBA Super kelas berat yang sedang kosong turut menambah nilai penting pertandingan tersebut.
Pertemuan perdana keduanya berlangsung dengan suasana menarik. Tidak hanya saling memberikan penghormatan, Joshua dan Fury juga melontarkan sindiran serta ancaman yang memperlihatkan persaingan sesungguhnya mulai memanas.
Fury, yang dikenal dengan julukan Gypsy King, justru membuka pernyataannya dengan memberikan pujian kepada calon lawannya.
"Pria ini adalah juara dunia kelas berat dua kali, peraih medali emas Olimpiade, dan telah menjadi panutan serta ikon tinju Inggris selama bertahun-tahun," kata Fury, dikutip Reuters.
Bahkan, Fury mengaku sering membela Joshua ketika mendengar orang-orang meremehkan pencapaian rivalnya tersebut.
"Jika Anda bisa mencapai 10 persen saja dari apa yang telah dicapai pria ini, berarti Anda sudah melakukan sesuatu yang luar biasa," ujarnya.
Namun, penghormatan tersebut tidak mengurangi ambisi Fury untuk menjatuhkan Joshua di atas ring.
Ia bahkan menyindir perbedaan fisik keduanya. Fury menggambarkan dirinya sebagai petinju bertubuh gemuk, lambat, dan berjanggut, sementara Joshua memiliki bentuk tubuh atletis.
"Dia seperti terbuat dari marmer, tetapi setiap kali rahangnya terkena pukulan, dia terjatuh. Ketika saya memukul rahangnya, dia akan jatuh seperti batu bata," ancam Fury.
Joshua Singgung Pertemuan Sparring 2010
Joshua tidak tinggal diam. Petinju berusia 36 tahun itu mengingatkan Fury mengenai pertemuan mereka saat menjalani sparring di Finchley Boxing Club pada 2010.
Ketika itu, Fury menawarkan jam tangan Rolex kepada siapa pun yang mampu menjatuhkannya. Joshua yang masih berstatus petinju amatir menerima tantangan tersebut.
Dalam konferensi pers, Joshua kembali mengungkit cerita lama tersebut.
"Dia meninggalkan ring dengan jam tangan Rolex-nya, tetapi dia juga meninggalkan tempat itu dengan mata lebam!" kata Joshua sambil tersenyum.
Joshua kemudian menegaskan bahwa pengalaman sparring tersebut bukan sesuatu yang terlalu dipikirkannya sekarang.
"Sparring adalah sparring. Sekarang semuanya tentang malam pertarungan," ujarnya.
Meski demikian, pertemuan pertama mereka juga memperlihatkan persaingan ego yang belum sepenuhnya selesai. Fury sempat menyinggung julukan Joshua sebagai pemilik rumah atau landlord dalam persaingan mereka.
"Saya tidak membayar uang sewa karena saya nomor satu," kata Fury, merujuk pada klaimnya sebagai petinju utama dalam promosi pertarungan tersebut.
Di luar saling sindir, kedua petinju memiliki perjalanan karier yang mengesankan. Joshua merupakan peraih emas Olimpiade London 2012 dan dua kali menjadi juara dunia kelas berat. Sementara itu, Fury pernah menguasai gelar juara dunia setelah mengalahkan Wladimir Klitschko pada 2015.
Keduanya juga pernah kehilangan dominasi setelah dikalahkan Oleksandr Usyk. Pertarungan Desember mendatang menjadi kesempatan bagi mereka untuk kembali membuktikan kualitas di panggung tinju dunia.
Fury menyebut duel tersebut sebagai pertarungan terbesar dalam generasi mereka. Ia juga mengakui bahwa pertemuan ini sudah dinantikan selama lebih dari satu dekade.
Joshua sendiri menyambut kesempatan tersebut dengan antusias dan menyampaikan terima kasih kepada timnya yang terus memberikan peluang bertarung.
Sumber: Sky Sports, Reuters
Anthony Joshua Bangkit Setelah Dipukul Jatuh, Pukul KO Prenga Ronde Berikutnya
Jon Jones Buka Peluang Lawan Oleksandr Usyk, Antarkan Sang Juara Pensiun?
Usyk Lepas Semua Sabuk Juara, Isyaratkan Segera Pensiun: Akan ada Last Dance
Dmitry Bivol Dominan Atas Eifert, Tapi Masih Bungkam Soal Trilogi Beterbiev
Dmitry Bivol Wajib Lewati Eifert, Duel Trilogi Kontra Beterbiev Sudah Menanti