Senin, 20 Juli 2026

Anak Bungsu Nyaris Tewas Terseret Ombak, Meisya Siregar: Detik itu Rasanya Dunia Berhenti

Fitri - Minggu, 19 Juli 2026 21:12 WIB
Anak Bungsu Nyaris Tewas Terseret Ombak, Meisya Siregar: Detik itu Rasanya Dunia Berhenti
ig@meisya_siregar
Meisya Siregar
Kitakininews.co.id - Artis Meisya Siregar tak bisa berkata banyak ketika anak bungsunya bersama Bebi Romeo nyaris kehilangan nyawa. Sang anakterseretombak saat merekw berlibur di Bali.

Melansir berbagai sumber, Minggu (19/7/2026), putra Meisya Siregar yang bernama Muhammad Bambang Arr Ray Bach itu terseretombak besar di bibir pantai.

Baca Juga:

"Detik itu rasanya dunia berhenti. Ternyata Bambang terseret ombak," kata Meisya Siregar di Instagramnya.

Meisya Siregar menceritakan laut dan pantai sebenarnya sudah menjadi bagian dari masa kecil Bambang.

Hal ini membuat keduanya merasa cukup tenang karena, putra mereka tumbuh menjadi sosok yang pemberani dan terbiasa dengan suasana pantai.

"Hingga hari itu, hari ketika kami lengah. Awalnya semua terlihat biasa. Anak-anak bermain, tertawa, menikmati ombak, sampai tiba-tiba satu ombak besar datang dan Bambang menghilang," jelas Meisya Siregar.

Beruntung, di lokasi kejadian terdapat rekan sesama artis, Irvan Farhad atau yang akrab disapa Baba, dan Hamidah Rachmayanti yang sedang bersama anak-anak mereka.

Kehadiran seorang lifeguard lokal di pantai tersebut juga menjadi faktor kunci keselamatan Bambang.

Meski Bambang berhasil diselamatkan, insiden tersebut menyisakan trauma mendalam bagi keluarga.

Meisya Siregar mengungkapkan suaminya, Bebi Romeo, mengalami tekanan batin yang luar biasa akibat kejadian tersebut.

"Jami hampir kehilangan anak yang paling kami cintai," tulis Meisya Siregar dalam postingan tersebut.

Trauma juga sempat dialami oleh Bambang sesaat setelah kejadian. Ia sempat menyatakan keinginan untuk segera pulang ke Jakarta dan tidak mau lagi berkunjung ke pantai.

Namun, pada keesokan harinya, keberanian Bambang kembali muncul secara ajaib dan kembali mengajak orang tuanya untuk bermain di pantai.

Meisya Siregar pun menutup ceritanya dengan memberikan imbauan, kepada seluruh orang tua agar tetap waspada.

"Laut tidak pernah bisa diprediksi. Satu detik saja bisa mengubah segalanya. Peluk anak-anak kita lebih erat hari ini karena kami hampir kehilangan kesempatan itu," pungkasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Punya Anak Pertama di Usia 31 Tahun, Chelsea Islan: Berkat Terbesar Tuhan

Punya Anak Pertama di Usia 31 Tahun, Chelsea Islan: Berkat Terbesar Tuhan

Program Anak Kedua Sempat Gagal Empat Kali, Denny Sumargo: Mungkin Ini Terakhir

Program Anak Kedua Sempat Gagal Empat Kali, Denny Sumargo: Mungkin Ini Terakhir

Viral, Pria di Medan Bakar Ayah Kandung

Viral, Pria di Medan Bakar Ayah Kandung

Operasi Pekat Toba 2026, Polres Tapteng Amankan Pelaku Pungli Parkir

Operasi Pekat Toba 2026, Polres Tapteng Amankan Pelaku Pungli Parkir

Tangis Berubah Jadi Tawa, MPLS TK Islam Terpadu Nastaiin Tingkatkan Kepercayaan Diri Anak

Tangis Berubah Jadi Tawa, MPLS TK Islam Terpadu Nastaiin Tingkatkan Kepercayaan Diri Anak

Pemprovsu Anggarkan Belasan Miliar Bantuan Nelayan Hingga Juli 2026

Pemprovsu Anggarkan Belasan Miliar Bantuan Nelayan Hingga Juli 2026

Komentar
Berita Terbaru