Minggu, 05 Juli 2026

Langgar Kesejahteraan Hewan, Atraksi Lumba-lumba Dihentikan Permanen

Fitri - Senin, 19 Mei 2025 20:58 WIB
Langgar Kesejahteraan Hewan, Atraksi Lumba-lumba Dihentikan Permanen
Ilustrasi/freepik
Atraksi lumba-lumba
Kitakini.news - Perusahaan yang mengelolah atraksilumba-lumba secara permanen ditutup. Perusahaan itu disebut melanggar kesejajteraan hewan.

Melansir berbagai sumber, Senin (19/5/2025), perusahaan itu bernama Dolphinaris Barcelo di Riviera Maya, Meksiko.

Baca Juga:

Pemerintah setempat menyebut perusahaan itu telah melakukan tujuh pelanggaran serius terhadap kesejahteraan hewan.

Salah satu pelanggaran utama adalah tindakan yang membahayakan satwa.

Selain menutup secara permanen, Pemerintah Meksiko menyebut perusahaan pengelola dikenai denda lebih dari 7,5 juta peso (sekitar Rp 6 miliar) atas pelanggaran tersebut.

"Setiap fasilitas yang mengelola mamalia laut memiliki tanggung jawab hukum yang jelas dan wajib dipatuhi sepenuhnya. Kami menegaskan kembali komitmen untuk bertindak tegas demi memastikan perlakuan yang bermartabat terhadap satwa liar yang dipelihara," kata Jaksa Agung Mariana, Boy Tamborrell.

Salah satu insiden yang menjadi perhatian adalah penggunaan lumba-lumba dalam aktivitas hiburan yang melibatkan interaksi langsung dengan pengunjung dalam kondisi yang dinilai membahayakan kesehatan fisik dan mental satwa.

Pada 2020, seekor lumba-lumba dipaksa tampil meskipun mengalami cedera mata.

Investigasi menemukan bahwa lumba-lumba dipaksa tampil berkali-kali dalam sehari tanpa jeda yang memadai, serta tidak mendapat perawatan yang layak sesuai standar kesejahteraan hewan laut.

Selain itu, kepolisian juga menemukan berbagai pelanggaran lain, di antaranya tidak memperlakukan hewan secara bermartabat dan penuh rasa hormat dan tidak melaporkan insiden berbahaya.

Kemudian, menyelenggarakan aksi berbahaya tanpa izin, mengikutsertakan hewan yang sedang dalam perawatan medis dalam pertunjukan.

Kemudian, jumlah interaksi manusia yang berlebihan, kurangnya evaluasi medis berkala, dan suhu air tidak diatur dengan benar.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
BAMPERSU Dukung Langkah Kejari Medan Bongkar Dugaan Korupsi BLUD RSUD dr. Pirngadi

BAMPERSU Dukung Langkah Kejari Medan Bongkar Dugaan Korupsi BLUD RSUD dr. Pirngadi

Langkat Ulang Sejarah? Dari Terbit Rencana ke Syah Afandin, dan?

Langkat Ulang Sejarah? Dari Terbit Rencana ke Syah Afandin, dan?

AHY Tinjau Sekolah Rakyat Medan Bernilai Rp250 Miliar di Medan

AHY Tinjau Sekolah Rakyat Medan Bernilai Rp250 Miliar di Medan

Kunjungi Gudang BULOG Medan, Menko Polkam Tegaskan Ketahanan Pangan adalah Ketahanan Nasional

Kunjungi Gudang BULOG Medan, Menko Polkam Tegaskan Ketahanan Pangan adalah Ketahanan Nasional

Jadi Relawan Orangutan, Manohara: Masa Depan Hewan Ini Seperti Apa?

Jadi Relawan Orangutan, Manohara: Masa Depan Hewan Ini Seperti Apa?

MUI Pematangsiantar Terima Bantuan Hewan Kurban dari Wali Kota

MUI Pematangsiantar Terima Bantuan Hewan Kurban dari Wali Kota

Komentar
Berita Terbaru