Jumat, 16 Oktober 2026

Sistem Jalur Tak Berlaku, Ini Kata Dirlantas Polda Sumbar

- Jumat, 28 April 2023 15:54 WIB
Sistem Jalur Tak Berlaku, Ini Kata Dirlantas Polda Sumbar

Kitakini.news - Setelah tujuh hari berlangsung, sistem jalur satu arah Padang-Bukittinggi atau sebaliknya resmi ditutup dengan hasil memuaskan.

Baca Juga:

Padahal, sebelumnya opsi perpanjangan pola ini sempat mengemuka karena prediksi volume kendaraan membludak dibanding momen serupa di tahun sebelumnya.

Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Hilman Wijaya mengatakan lewat selulernya, penerapan sistem satu jalur berhasil menurunkan angka kemacetan dengan signifikan.

“Alhamdulillah, hasil yang dicapai cukup signifikan dengan menurunkan jumlah kemacetan yang tadinya berjam-jam, sekarang hanya beberapa jam saja,” katanya, Kamis (27/4/2023).

Dijelaskannya, kemacetan jalur (Padang-Bukittinggi) pasti terjadi. Namun dengan adanya one way sistem ini, berhasil mengurangi kemacetan.

Ada beberapa hal yang mendasari pelaksanaan pola one way tak diperpanjang. Salah satu yang paling penting adalah berakhirnya masa cuti Idull Fitri pada Rabu (26/4/2023) ini.

Sebagian warga, baik warga lokal maupun warga Sumbar dari perantauan terutama yang berstatus sebagai ASN ataupun swasta yang mudik sudah menjalankan aktivitasnya Rabu ini.

Asumsinya, sebagian pengguna jalan tentunya berkurang hingga kepadatan diyakini juga berkurang karena sebagian dari pemudik sudah balik sejak Senin hingga Selasa malam tadi. Mereka termasuk dalam kelompok arus balik gelombang pertama.

“Kami menyampaikan one way tidak ada perpanjangan dan resmi ditutup. Tapi akan dilanjutkan dengan rekayasa jalan yang dilaksanakan secara situasional oleh para Kasat Lantas di jajaran,” bebernya.

Di samping itu, Hilman mengaku hingga saat ini kendaraan pemudik yang masuk ke Sumbar masih berlangsung.

Kelompok ini, ujar Hilman lagi, masuk dalam kelompok arus balik gelombang kedua yang akan bergerak meninggalkan Sumbar di akhir pekan ini, seiring dengan berakhirnya operasi Zebra tahun 2023 ini.

“Hingga saat ini jumlah kendaraan yang masuk ke Sumbar diperkirakan 60 ribu. Mari kita taati peraturan dan semoga pemudik sampai di tujuan dengan selamat,” pungkasnya.




Kontributor: Efendi Jambak

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pasca Banjir di Koto Tangah, Warga Kecewa Sistem Peringatan Banjir tidak Berfungsi

Pasca Banjir di Koto Tangah, Warga Kecewa Sistem Peringatan Banjir tidak Berfungsi

Kapolda Sumbar Kerahkan 200 Personel Gabungan, Korban Banjir Mengungsi di Musala

Kapolda Sumbar Kerahkan 200 Personel Gabungan, Korban Banjir Mengungsi di Musala

Banjir Padang Terjang Tiga Kecamatan, 672 Warga Mengungsi dan Akses Jalan Terputus

Banjir Padang Terjang Tiga Kecamatan, 672 Warga Mengungsi dan Akses Jalan Terputus

Banjir Padang Meluas, 498 Warga Terdampak dan 238 Jiwa Dievakuasi

Banjir Padang Meluas, 498 Warga Terdampak dan 238 Jiwa Dievakuasi

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Sejumlah Kantor Pemkab Solok Tertimbun Material

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Sejumlah Kantor Pemkab Solok Tertimbun Material

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

Diding Boneng Tutup Usia, Dunia Perfilman Kehilangan Legenda

Komentar
Berita Terbaru