Minggu, 12 Juli 2026

Kabar Waspada Tsunami di Sumatra 2024 hanya Hoax, BMKG: Tetap Siaga!

Fitri - Jumat, 03 Mei 2024 21:43 WIB
Kabar Waspada Tsunami di Sumatra 2024 hanya Hoax, BMKG: Tetap Siaga!
Instagram @daryonobmkg
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono bantah informasi yang menyebutkan akan terjadi tsunami di Sumatera.
Kitakini.news - Kabar akan ada tsunami di Sumatra 2024 ini yang diunggah di Instagram belakangan ini adalah hoax alias kabar bohong. Setidaknya hal ini diungkapkan pihak BMKG.

Melansir berbagai sumber, Jumat (3/5/2024), informasi hoax itu diunggah di akun media sosial instagram.

Baca Juga:

Dinarasikan, sesar berpotensi terjadi gempa darat. Adapun dalam video yang diunggah, dituliskan waspada terjadinya tsunami tahun ini di Sumatra.

"Tentu saja ini merupakan berita bohong (hoax) untuk itu masyarakat diimbau untuk tidak mempercayainya," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono.

Dengan kata lain, Daryono menegaskan, Sesar Besar Sumatera tidak akan memicu tsunami. Meski demikian, Daryono mengimbau warga untuk selalu siaga, terutama yang tinggal di kawasan rawan gempa.

"Patut disayangkan terkait pemberitaan di atas ada pihak yang tidak bertanggungjawab dengan menghubungkan sumber gempa Sesar Sumatra di darat dengan akan adanya tsunami di Sumatra pada tahun 2024," kata Daryono.

Daryono mengatakan memang benar soal perlunya kewaspadaan terhadap keberadaan sumber gempa Sesar Sumatra sebagai sumber ancaman gempa di darat.

"Terkait potensi gempa di jalur Sesar Sumatra, diharapkan adanya peningkatan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat serta pemerintah, sehingga langkah-langkah mitigasi konkret harus diimplementasikan untuk mengurangi risiko bencana gempabumi," paparnya.

Daryono menerangkan, upaya mitigasi bagi warga yang terutama yakni membangun bangunan tahan gempa. Kemudian juga memahami ketrampilan cara selamat saat terjadi gempa.

"Tidak direkomendasikan membangun bangunan tembok sederhana asal bangun tanpa tulangan besi standar yang kuat. Ini penting untuk mengantisipasi terjadinya gempa besar, gempa kecil, gempa jauh, dan gempa hiposentar dalam agar tidak menyebabkan terjadinya kerusakan setiap terjadi gempa," pungkasnya.*

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Pusat Analisis Hukum dan Kebijakan Sumut Desak Kejari Selidiki Proyek TPI Percut Senilai Rp2,5 Miliar

Pusat Analisis Hukum dan Kebijakan Sumut Desak Kejari Selidiki Proyek TPI Percut Senilai Rp2,5 Miliar

Polisi Gerebek Hotel di Medan, Ratusan Pod Vape Berisi Narkotika Asal Malaysia Disembunyikan di Dalam Banta

Polisi Gerebek Hotel di Medan, Ratusan Pod Vape Berisi Narkotika Asal Malaysia Disembunyikan di Dalam Banta

Polsek Sunggal Gerebek Rumah Diduga Jadi Lokasi Transaksi Sabu di Medan, Satu Pria Ditangkap

Polsek Sunggal Gerebek Rumah Diduga Jadi Lokasi Transaksi Sabu di Medan, Satu Pria Ditangkap

BAMPERSU Dukung Langkah Kejari Medan Bongkar Dugaan Korupsi BLUD RSUD dr. Pirngadi

BAMPERSU Dukung Langkah Kejari Medan Bongkar Dugaan Korupsi BLUD RSUD dr. Pirngadi

Langkat Ulang Sejarah? Dari Terbit Rencana ke Syah Afandin, dan?

Langkat Ulang Sejarah? Dari Terbit Rencana ke Syah Afandin, dan?

Genset Diduga Tak Berfungsi, Praktisi Hukum Minta Direktur Utama RS PHCM Belawan Dicopot Jika Terbukti Lalai

Genset Diduga Tak Berfungsi, Praktisi Hukum Minta Direktur Utama RS PHCM Belawan Dicopot Jika Terbukti Lalai

Komentar
Berita Terbaru