Banjir Lahar Dingin Marapi, 15 Meninggal Dunia 2 Hilang
Kitakini.news - Hujan lebat yang mengguyur kawasan puncak Gunung Marapi sejak sore hingga malam, Sabtu (11/5/2024), membuat banjir lahar di sejumlah daerah yang terdapat di kaki Gunung Marapi, seperti di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar.
Baca Juga:
Sebanyak 15 orang warga meninggal dunia dan 2 lainnya masih dalam pencarian. Korban saat ini sudah dilarikan ke Rumah Sakit M Djamil Bukittinggi. Sementara puluhan rumah lainnya mengalami rusak parah. Di kabupaten agam sendiri, terdapat empat kecamatan terdampak. Seperti Kecamatan Lasi, Canduang, Sungai Pua dan Kecamatan Banu Hampu. Kecamatan paling parah terjadi di kecamatan canduang. Tepatnya di nagari bukit Batabuah.
Menurut Dandim 0304 Agam. Letkol Arm Bayu Ardhitya Nugroho, Minggu (12/5/2024), kondisi banjir lahar dingin kali ini lebih parah dari sebelumnya pada 5 April lalu. Batu-batu gunung berukuran besar juga sudah sampai di pinggir jalan sehingga akses dari payakumbuh menuju padang via sungai pun putus total.
Hingga saat ini tim penanggulangan bencana Agam masih melakukan pencarian dan pendataan
korban akibat banjir lahar dingin Gunung Marapi. Sementara warga yang selamat
memilih mengungsi ke tempat yang aman. (**)
Bedah Buku Tionghoa Medan, Sofyan Tan Sebut Budaya Tak Mengenal Pagar
Pekan ini, Komisi E DPRD Sumut Akan Panggil SMAN 4 Medan
Soal Pengadaan Seragam di SMAN 4 Medan, Subandi: Kadisdik Harus Evaluasi Menyeluruh
Viral, Warga Sumbar Disekap dan Disiksa di Luar Negeri.
Dameria: Kepsek Jangan Arahkan Peserta Didik Beli Seragam Sekolah di Konveksi Tertentu