Rabu, 08 Juli 2026

Karina Ranau Kena Aniaya saat Jualan, Sudah Ditangani Polisi tapi Masih Trauma

Fitri - Selasa, 07 Juli 2026 21:16 WIB
Karina Ranau Kena Aniaya saat Jualan, Sudah Ditangani Polisi tapi Masih Trauma
ig@karinaranau9
Karina Ranau
Kitakininews.co.id - Artis Karina Ranau kena aniaya saat jualan di warung milikinya. Dia sudah lapor polisi, namun rasa trauma masih menghantuinya.

Melansir berbagai sumber, Selasa (7/7/2026), Warung Jukut Goreng Samali milik Karina Ranau berada di kawasan Pancoran, Jakarta. Dan, peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 15 Juni 2026, pada pagi menjelang siang.

Baca Juga:

"Saya masih trauma, kemarahannya itu masih ada di depan mata saya. Saya masih takut," kata Karina Ranau.

Ceritanya, pelaku emosi karena memesan makanan secara langsung di warung, sementara pesanan dari pengemudi ojek online lebih dulu disiapkan.

"Yang saya dengar, tapi ini masih simpang siur ya. Yang saya dengar katanya kata pelaku itu, pada saat kejadian, dia tidak tahu kalau saya itu owner-nya," jelas Karina Ranau.

"Dikiranya saya itu ibu-ibu yang kerja di warung itu. Karena pada saat itu saya lagi nyapu. Saya sambil nyapu di depan warung, sambil beres-beres gitu," sambun istri mendiang aktor Epy Kusnandar itu.

Trauma bintang film Sewu Dino itu tidak hanya memengaruhi aktivitas usaha, tetapi juga kehidupan sehari-hari. Karina Ranau mengaku kini menjadi lebih waswas.

"Sampai saat ini saya tuh trauma, takut jalan sendiri. Apa ya, untuk ke psikologis saya sih, jadi kalau jalan harus nengok ke belakang, ada suara apa sedikit takut gitu," ujarnya.

Terkait itu, kasus tersebut langsung ditangani polisi meski pihak Karina Ranau belum membuat laporan.

"Pelaku sudah kita amankan pada saat kejadian. Respek kita terhadap saat itu belum ada laporan, adanya viral," sebut Kapolsek Pancoran Kompol Mansur.

"Begitu ngelihat ada viral di lingkungan Pancoran, kami langsung melangkahkan langkah untuk melakukan penangkapan, menelusuri alamat tersebut, akhirnya subuh bisa kita amankan. Selama 1x24 jam baru dibikin laporan polisi," tambahnya.

Polisi pun mengungkap motif di balik kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Karina Ranau tersebut.

"Kalau menurut keterangan dari si terperiksa saat ini, jadi ada rasa kenapa saya beli makan yang sama kok nggak dilayanin, sedangkan yang lain kok bisa dilayanin," terang Kompol Mansur.

"Kan ada pembelian secara online dan offline. Ya yang bersangkutan ini melalui dengan offline, yang dilayanin duluan itu yang online. Itu sudah kebijakan dari Ibu selaku pemilik kantin. Demikian," sambungnya.

Polisi juga memastikan pelaku tidak berada di bawah pengaruh minuman keras saat melakukan dugaan penganiayaan.

Berdasarkan pemeriksaan, pelaku dalam kondisi sadar dan mengakui kesalahannya.

"Yang kita sayangkan nggak minta maaf langsung kepada Ibu selaku korban," ungkap Kompol Mansyur.

Kompol Mansur menambahkan pelaku sempat diamankan selama 1x24 jam. Namun, penyidik memutuskan menangguhkan penahanannya sambil melengkapi proses penyidikan dan menunggu hasil gelar perkara.

"Sementara kita lepas, nanti nunggu proses berikutnya," pungkas Kompol Mansur.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sasar Sektor Kuliner Medan, PGN Jamin Pasokan Gas Bumi ke Restoran Savo Dine & Chill

Sasar Sektor Kuliner Medan, PGN Jamin Pasokan Gas Bumi ke Restoran Savo Dine & Chill

SPPG Yayasan Affa Adicitta Mitra Berjaya Dorong Dukungan Publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis

SPPG Yayasan Affa Adicitta Mitra Berjaya Dorong Dukungan Publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis

Kasus Luis Hutabarat, KontraS Desak Seluruh Pelaku Disidang di Peradilan Umum

Kasus Luis Hutabarat, KontraS Desak Seluruh Pelaku Disidang di Peradilan Umum

Tangis Janda Empat Anak, Suami Tewas Diduga Dianiaya Beramai-Ramai

Tangis Janda Empat Anak, Suami Tewas Diduga Dianiaya Beramai-Ramai

Keluarga Jaka Malau Minta Polisi Terbitkan DPO 4 Pelaku yang Belum Ditangkap

Keluarga Jaka Malau Minta Polisi Terbitkan DPO 4 Pelaku yang Belum Ditangkap

Jaka Tewas Dikeroyok di Depan Kantor Wali Kota Siantar, Keluarga Sebar Video Pengainayaan

Jaka Tewas Dikeroyok di Depan Kantor Wali Kota Siantar, Keluarga Sebar Video Pengainayaan

Komentar
Berita Terbaru