AS-Iran Saring Serang Lagi, Selat Hormuz Ditutup dan Pengaruhi Harga Minyak Dunia
Kitakininews.co.id -Pasca seteru Amerika Serikat (AS) dengan Iran memanas pada Minggu (12/7/2026) kemarin, kedua negara saling serang menggunakan rudal. Akibatnya Teheran menutup kembali Selat Hormuz hingga menghambat jalur pelayaran dan memengaruhi harga minyak dunia.
Baca Juga:
Dalam perang itu, Iran menembakkan rudal ke kawasan fasilitas militer AS di sejumlah negara kawasan Teluk. Sebaliknya, Washington juga mengklaim telah meningkatkan tensi serangannya.
Serangan Iran itu karena menganggap AS melanggar perjanjian perdamaian yang ditandatangani Juni lalu terkait klaim tentang jalur Selat Hormuz. Sebagaimana disampaikan juru bicara militer Iran, Mohammad Akraminia, bahwa Washington mencoba membuat rute perintasan tanpa izin.
Karena itu katanya, angkatan bersenjata Iran akan secara tegas mempertahankan hak mereka di Selat Hormuz. Termasuk memperbarui sasaran serangan mereka ke sejumlah negara yang ditempati fasilitas Militer AS.
Penutupan Selat Hormuz itu setelah sebuah kapal komersil terkena serangan dan semakin memperburuk kekhawatiran di jalur pengiriman sumber daya energi penting dunia. Meskipun AS membantah pernyataan itu.
Atas penutupan itu, harga minyak dunia melonjak akibat kekhawatiran atas gangguan pasokan minyak mentah.
IHSG Anjlok 2,03% ke 6.959, Pelemahan Rupiah ke Rp17.305/US$ Tekan Pasar Saham Indonesia
Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar di Medan, Terpantau Harga Minyakita Masih Sesuai HET
Terbang Sejam Sebelum Di-Cancel, Raisa Nyaris Terjebak di Dubai
Perang Iran-AS Lambungkan Harga Minyak Dunia, Pengendalian Inflasi Bakal Lebih Sulit
Sidak, Satgas Pangan Polri Pastikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadhan Stabil