Antrean BBM Mengular, DPRD Sumut Khawatir Aktivitas Ekonomi dan Logistik Lumpuh
Kitakininews.co.id -Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Dr. Sutarto M.Si, mengingatkan potensi terganggunya stabilitas ekonomi, distribusi logistik, dan aktivitas masyarakat apabila kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), khususnya Solar, terus terjadi di Sumatera Utara. Karena itu, ia meminta PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) segera memastikan pasokan BBM tetap aman dan distribusinya berjalan lancar.
Baca Juga:
Kekhawatiran tersebut disampaikan setelah Sutarto melihat antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Medan, Batubara, Tanjung Balai, Asahan, serta sejumlah daerah lainnya yang mengantre untuk mendapatkan Solar.
"Kami melihat langsung antrean panjang di sejumlah SPBU. Kondisi ini tidak hanya mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi menghambat mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Harus ada langkah konkret agar pasokan BBM di Sumatera Utara tetap aman," ujar Sutarto kepada wartawan di Medan, Senin (13/7/2026).
Politisi PDI Perjuangan itu juga mengingatkan kondisi cuaca yang tidak menentu berpotensi menghambat distribusi BBM. Karena itu, Pertamina diminta menyiapkan langkah mitigasi agar penyaluran BBM tidak terganggu, terutama untuk Solar yang masih mengalami kelangkaan di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Selain itu, Sutarto berharap Pertamina terus berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna mencari solusi atas persoalan pasokan BBM. Menurutnya, memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah juga patut diantisipasi karena dapat memengaruhi rantai pasok energi nasional.
"Langkah preventif harus segera dilakukan agar masyarakat tidak terus dibayangi kelangkaan BBM yang berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi daerah," tegasnya.
Sutarto juga meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan penimbunan BBM. Menurutnya, praktik spekulasi di tengah kondisi ekonomi saat ini hanya akan memperparah kelangkaan dan mengganggu stabilitas daerah.
"Di tengah kondisi ekonomi seperti sekarang, aparat penegak hukum harus menindak tegas oknum yang menimbun pasokan BBM," pungkasnya.
BBM Langka di Medan, Robi Barus: Pemko Medan Harus Segera Koordinasi Dengan Pertamina
Antrian Kendaraan di SPBU Seperti Ular, Rudi Alfahri: Pertamina Harus Jujur Ada Apa
Konsumsi BBM di Sumut Melonjak, Pertamina Tambah Armada dan Awak Mobil Tangki
Ricky Anthony: Pemprovsu Anggarkan Rp64,2 Miliar Perbaiki Jalan Provinsi di Langkat
Rudi Alfahri Desak Bulog Atasi Kelangkaan Beras Premium di Tanjung Balai