Dinkes Tapteng Buka Posko, Siagakan Obat Obatan dan Logistik Bagi Warga Terdampak Banjir
Kitakininews.co.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) membuka posko kesehatan di lokasi pengungsian Gereja HKBP Sipange, Sabtu (18/7/2026). Langkah cepat ini diambil untuk menjamin pelayanan medis bagi warga terdampak bencana yang kini bertahan di penampungan.
Baca Juga:
Posko pengungsian di Gereja HKBP Sipange saat ini tercatat menampung sebanyak 25 Kepala Keluarga beserta Anggota Keluarga.
Kepala Dinas Kesehatan Tapteng, Lisnawati Panjaitan menjelaskan, pembukaan posko kesehatan ini merupakan bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam melindungi warga yang sedang mengungsi agar tidak rentan terserang penyakit.
"Kesehatan warga di pengungsian adalah prioritas utama kami. Melalui posko ini, tim medis akan bersiaga penuh untuk memantau dan memberikan pengobatan langsung kepada warga yang membutuhkan," ujar Lisnawati Panjaitan kepada wartawan, Minggu (19/7/2026).
Selain membuka posko kesehatan, Dinas Kesehatan Tapteng juga menyalurkan sejumlah bantuan logistik esensial yang sangat dibutuhkan di lokasi penampungan, diantaranya obat-obatan, selimut untuk menjaga kehangatan pengungsi, serta pampers bagi anak-anak dan balita.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Plh Camat Tukka, Friendky, Simanungkalit, Kepala Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan Tapteng Kabid Pelayanan Kesehatan Irma Sianturi dan Tim Dinkes Tapteng, serta Tenaga Kesehatan dari Puskesmas Kalangan yang langsung diterjunkan untuk melayani para pengungsi.
Dinas Kesehatan bersama Puskesmas Kalangan dipastikan akan terus menyiagakan personel medis secara berkala di posko ini guna mengantisipasi keluhan kesehatan warga selama berada di pengungsian. (**)
Diguyur Hujan Lebat, Wilayah Tapanuli Tengah Diterjang Banjir
Operasi Pekat Toba 2026, Polres Tapteng Amankan Pelaku Pungli Parkir
Polres Tapteng Tangkap Seorang Nelayan Terkait Kasus Narkotika di Barus
Polres Tapteng Perketat Pengamanan dan Pengaturan Antrean di SPBU
Polres Tapsel Ungkap Pelaku Pembunuhan Petani yang Tewas di Kandang Babi