Selasa, 20 Oktober 2026

Hadapi Banjir Bandang Sumbar, Menteri PU Percepat Bangun Dam

Azzaren - Selasa, 20 Oktober 2026 19:17 WIB
Hadapi Banjir Bandang Sumbar, Menteri PU Percepat Bangun Dam
Teks foto : Menteri PU saat meninjau kerusakan sejumlah aliran sungai di Kota Padang. (Bere)

Kitakininews.co.id -Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, meninjau kerusakan inprastruktur dan pasilitas umum pasca banjir bandang di Provinsi Sumatra Barat.

Baca Juga:

Dia meminta agar pengerjaan fasilitas umum dan infrastruktur segera selesai sehingga membuat masyarakat lebih aman dan nyaman. Terutama akses jalan dan aliran sungai saat banjir bandang.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, meninjau jalur lintas sumatra menghubung Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, dengan Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, Senin (19/10/2026), tepatnya di Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan, Pesisir Selatan, sekitar 200 kilometer dari Kota Padang.

Jalur ini rusak setelah dihantam banjir bandang dan longsor dari aliran Sungai Batang Tapan, Kabupaten Pesisir Selatan, pada 10 Oktober 2026 lalu. Sehingga akses Pesisir Selatan dan Kerinci terputus.

Saat ini pengerjaan jalur ini dikebut sehingga mempermudah akses lintas provinsi. Langkah cepat diperlukan agar akses tranportasi masyarakat juga tidak terputus.

Menteri Dody juga mengintruksikan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PU, untuk melakukan pengecekan terhadap kondisi hulu Sungai Batang Tapan.

Dody mempersiapkan cek dam dan bendungan di hulu sungai, sehingga banjir terjadi tidak membawa kayu-kayu dan bebatuan besar.

Menteri PU juga meninjau kerusakan sejumlah aliran sungai di Kota Padang, diantaranya aliran Sungai Muaro Penjalinan dan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah dan Kampung Tanjung di Kecamatan Kuranji, Kota Padang.

Aliran sungai sudah dangkal atau sendimen sungai rendah sehingga jika terjadi hujan lebat di kota Padang aliran sungai meluap ke pemukiman warga. Saat ini puluhan alat berat menormalisasi aliran tersebut karena sebagian aliran sungai sudah berada dan mengikis perkampungan warga.

Dia juga meminta jajaran agar melihat dan membangun cek dam dan bendungan di hulu sungai. Hal ini memberikan kenyamanan kepada warga jika terjadi banjir sehingga air tidak membawa kayu kayu besar dan bebatuan.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: M Iqbal
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Sepekan Pasca Banjir Bandang Padang, Pembersihan Materil Masih Berlanjut

Sepekan Pasca Banjir Bandang Padang, Pembersihan Materil Masih Berlanjut

Pasca Banjir di Koto Tangah, Warga Kecewa Sistem Peringatan Banjir tidak Berfungsi

Pasca Banjir di Koto Tangah, Warga Kecewa Sistem Peringatan Banjir tidak Berfungsi

Kapolda Sumbar Kerahkan 200 Personel Gabungan, Korban Banjir Mengungsi di Musala

Kapolda Sumbar Kerahkan 200 Personel Gabungan, Korban Banjir Mengungsi di Musala

Banjir Padang Terjang Tiga Kecamatan, 672 Warga Mengungsi dan Akses Jalan Terputus

Banjir Padang Terjang Tiga Kecamatan, 672 Warga Mengungsi dan Akses Jalan Terputus

Diguyur Hujan Deras, Pemukiman Warga di Kota Padang Terendam Banjir Hingga 80 Cm

Diguyur Hujan Deras, Pemukiman Warga di Kota Padang Terendam Banjir Hingga 80 Cm

Banjir Padang Meluas, 498 Warga Terdampak dan 238 Jiwa Dievakuasi

Banjir Padang Meluas, 498 Warga Terdampak dan 238 Jiwa Dievakuasi

Komentar
Berita Terbaru