Kasus Dugaan Penyadapan, Ebenejer Imbau Masyarakat Tetap Jaga Kondusifitas
Kitakininews.co.id -Sekretaris Fraksi Hanura Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRD Sumut), Ebenejer Sitorus SE MM mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban maupun kondusifitas menyikapi kasus dugaan penyadapan terhadap Presiden RI Prabowo Subianto yang menyeret nama mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Baca Juga:
Menurut Ebenejer, persoalan tersebut harus disikapi secara bijaksana dan tidak emosional. Seluruh pihak diminta menahan diri, jangan terprovokasi serta tidak membangun opini yang berpotensi memicu kegaduhan di tengah masyarakat.
"Jangan sampai persoalan ini menimbulkan perpecahan atau kegaduhan. Kita harus tetap menjaga persatuan, stabilitas keamanan, dan suasana yang kondusif. Percayakan proses penanganannya kepada aparat penegak hukum," imbau Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Asahan ini.
Menurut anggota Komisi E ini, masyarakat perlu menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Setiap informasi dan dugaan yang berkembang harus diuji berdasarkan fakta dan alat bukti, bukan berdasarkan asumsi maupun spekulasi.
Ia juga mengingatkan agar seluruh pihak, termasuk tokoh masyarakat, elite politik, dan pengguna media sosial, tidak memperkeruh suasana dengan menyebarkan informasi yang sifatnya memprovokasi serta menuduh kelompok tertentu yang ikut terlibat.
"Perbedaan pandangan dalam menyikapi persoalan ini merupakan hal yang wajar. Namun, jangan sampai perbedaan tersebut merusak persaudaraan dan persatuan bangsa. Mari kita kedepankan sikap dewasa dan saling menghormati," terangnya kepada wartawan melalui sambunhan telepon dari Medan, Kamis (5/11/2026).
Ebenejer menegaskan, penegakan hukum harus berjalan secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Asas praduga tidak bersalah juga harus dihormati sehingga tidak ada pihak yang dihakimi sebelum proses hukum memperoleh kepastian.
Politisi vokal ini juga berharap semua pihak dapat memberikan ruang kepada aparat penegak hukum untuk bekerja secara objektif dan mengungkap persoalan tersebut berdasarkan fakta yang sebenarnya.
"Yang terpenting saat ini, menjaga situasi tetap aman dan kondusif. Jangan mudah terprovokasi. Kita semua memiliki tanggung jawab menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia," tutup Ebenejer. (**)
Wagubsu Apresiasi Capaian Asahan Dalam Penilaian Calon Kab/Kota Ber-AKSI
Subandi Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Dugaan Penyadapan Presiden Hingga Anggota DPR
SMI Desak Bareskrim Usut Tuntas Rantai Komando Kasus Dugaan Penyadapan Ilegal
Diduga, LIstyo Sigit Prabowo CS Sadap Presiden Sejak 2025–2026, Polri Sita 11 Ponsel dan Empat Flashdisk
Breaking News!!! Polri Umumkan Tiga Jenderal Kasus Dugaan Sadap Telepon Presiden