Mau Turunkan Berat Badan? Ini Tiga Diet Pilihan Terbaik pada 2026
Melansir berbagai sumber, Minggu (4/1/2026), tim Forbes Health pun bekerja sama dengan pakar nutrisi merangkum berbagai diet yang tepat untuk 2026.
Baca Juga:
Diet terbaik ini berdasarkan efektivitas penurunan berat badan, kemudahan dijalankan, serta manfaat jangka panjangnya.
Berikut daftarnya:
1. Mediterranean Diet
Mediterranean diet menempati posisi teratas sebagai diet terbaik secara keseluruhan.
Pola makan ini menekankan konsumsi buah-buahan, sayuran, biji-bijian, kacang-kacangan, ikan, dan minyak zaitun, sambil membatasi daging merah dan makanan olahan.
Untuk urusan minuman, air putih menjadi pilihan utama, tapi pelaku diet Mediterania juga boleh minum red wine, sekitar 1 gelas, per hari. Namun perlu diingat, minum red wine adalah pilihan.
Pola diet ini tidak hanya membantu penurunan berat badan, tetapi juga mendukung kesehatan jantung dan metabolisme secara umum.
2. DASH Diet
DASH (Dietary Approaches to Stop Hypertension) awalnya dirancang untuk mengontrol tekanan darah tinggi.
Namun, pola diet ini juga membantu menurunkan berat badan melalui konsumsi banyak buah, sayur, biji-bijian, dan protein tanpa lemak, sambil membatasi sodium (garam), lemak jenuh, dan makanan tinggi kalori.
Pendekatan ini membuat tubuh tetap mendapat nutrisi lengkap saat mengurangi berat badan. Dalam sebuah penelitian, DASH Diet juga terbukti efektif.
3. Flexitarian Diet
Flexitarian diet menggabungkan pola makan nabati dengan konsumsi protein hewani dalam porsi kecil.
Pola ini menekankan pelakunya untuk mengonsumsi sayuran, buah, biji-bijian, dan kacang-kacangan, tetapi tetap memberi ruang untuk daging atau ikan.
Karena fleksibilitasnya, banyak orang merasa pola ini lebih mudah dijalani dalam kehidupan sehari-hari.
Ada pun 5 prinsip utama Flexitarian Diet adalah makan banyak buah, sayur, kacang-kacangan, dan bijian utuh.
Lalu fokus pada asupan protein nabati ketimbang protein hewani, fleksibel mengasup daging dan produk olahan hewani sesekali, dan makan lebih sedikit makanan olahan, mengandalkan lebih banyak makanan alami dan utuh.
Terakhir, batasi konsumsi gula tambahan dan makanan manis secara umum.
Habiskan Dana Luar Biasa untuk Kucing, Dewi Gita: Kita Nggak Bisa Negosiasi
Jenis Makanan Tertentu Bisa Picu Jerawat Makin Gawat, Ini Penjelasannya
SPPG Yayasan Affa Adicitta Mitra Berjaya Dorong Dukungan Publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis
Ini Dia Tiga Suplemen yang Baik untuk Usia 50 Tahun ke Atas
Bahaya! Jangan Padukan Makanan atau Minuman Ini dengan Durian