Rabu, 08 Juli 2026

Tahun Baru 2025, Aplikasi Kencan Mulai Memudar

Fitri - Jumat, 03 Januari 2025 19:19 WIB
Tahun Baru 2025, Aplikasi Kencan Mulai Memudar
istimewa
ilustrasi
Kitakini.news -Setiap tahun pasti ada tren, tidak terkeuali soal mencari pasangan. Jika tahun-tahun sebelumnya cari jodoh via aplikasi kencan adalah sesuatu yang marak, maka 2025 hal itu mulai memudar.

Melansir berbagai sumber, Jumat (3/1/2025), menurut seorang pakar hubungan, orang akan meninggalkan aplikasi kencan dan kembali ke cara lama, yakni bertatap muka.

Baca Juga:

Dan, pakar yang dimaksud adalah Jessica Alderson, salah satu pendiri So Syncd. Dia percaya tren kencan akan berubah tahun ini dengan para jomblo lebih merangkul hubungan di dunia nyata.

Ini diyakini setelah salah satu pertanyaan hubungan paling banyak dicari di Google pada 2024: "Apakah aplikasi kencan membuang-buang waktu?"

Jessica meyakini bahwa 2025 akan membawa era standar baru dan lebih baik dalam hubungan.

"Tahun ini, acara kumpul-kumpul mulai marak, mulai dari makan malam dengan orang asing hingga klub yang dikelola para lajang," kata dia.

Meski begitu, Jessica tak menampik keberadaan aplikasi kencan dan akan selalu memiliki tempat dalam kencan modern.

"Namun, daya tarik aplikasi kencan sebagai 'mainan baru yang keren' mulai memudar. Para jomblo kini menemukan keseimbangan bersama metode tradisional lain untuk bertemu calon pasangan," menurut pakar hubungan tersebut.

Jessica juga menyebut soal konsep 'datecation'. Yakni, para lajang mengambil jeda yang lama dan disengaja sejak putus untuk kembali menjalin hubungan.

Waktu itu akan mereka pakai untuk fokus memperbaiki diri, naik level jadi pribadi lebih baik.

"Gagasan belajar mencintai diri sendiri sebelum menemukan cinta dengan orang lain adalah nyata," katanya.

Pun, telah terjadi pergeseran yang jelas dalam dunia kencan ke arah kualitas lebih penting daripada kuantitas.

"Tren ini kemungkinan didorong fakta bahwa menemukan hubungan yang mendalam semakin penting bagi para lajang," tambahnya.

Pada 2025, menurut Jessica, para jomblo melakukan percakapan lebih terbuka lebih awal untuk memahami 'posisi' calon pasangan dalam hal kemauan dan kemampuan mereka berada dalam hubungan yang sehat.

"Ini bukan tentang jadi sempurna atau 'sembuh sepenuhnya,' namun tentang berada di titik untuk membangun hubungan yang sehat," pungkasnya.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Argentina Bangkit Tumbangkan Mesir 3-2, The Pharaohs Sempat Unggul Tekan Juara Bertahan

Argentina Bangkit Tumbangkan Mesir 3-2, The Pharaohs Sempat Unggul Tekan Juara Bertahan

Audy Hamil meski Berumur 43 Tahun, Iko Uwais: Otomatis Saya Lebih Rewel

Audy Hamil meski Berumur 43 Tahun, Iko Uwais: Otomatis Saya Lebih Rewel

Karina Ranau Kena Aniaya saat Jualan, Sudah Ditangani Polisi tapi Masih Trauma

Karina Ranau Kena Aniaya saat Jualan, Sudah Ditangani Polisi tapi Masih Trauma

Adu Kedisiplinan Swiss Kontra Organisasi Kolombia, Tiket Perempat Final Jadi Taruhan

Adu Kedisiplinan Swiss Kontra Organisasi Kolombia, Tiket Perempat Final Jadi Taruhan

Ricky Anthony: Pemprovsu Anggarkan Rp64,2 Miliar Perbaiki Jalan Provinsi di Langkat

Ricky Anthony: Pemprovsu Anggarkan Rp64,2 Miliar Perbaiki Jalan Provinsi di Langkat

Rudi Alfahri Desak Bulog Atasi Kelangkaan Beras Premium di Tanjung Balai

Rudi Alfahri Desak Bulog Atasi Kelangkaan Beras Premium di Tanjung Balai

Komentar
Berita Terbaru