Selasa, 14 Juli 2026

Ini Efek Tidak Tidur Sesuai Durasinya; dari 24 Jam hingga Empat Hari Lebih

Fitri - Selasa, 14 Juli 2026 09:09 WIB
Ini Efek Tidak Tidur Sesuai Durasinya; dari 24 Jam hingga Empat Hari Lebih
pexels.com
Ilustrasi, susah tidur
Kitakininews.co.id - Siapa bilang kurang tidur atau bahkan tidak tidur sama sekali bisa mengancam jiwa? Jawabnya mungkin saja, tapi tergantung durasinya.

Maksudnya, dalam batas tertentu, tubuh memang bisa hilang kontrol ketika durasi tidak tidur melebihi kenormalan, misalnya tidak tidur lebih dari empat hari.

Baca Juga:

Melansir berbagai sumber, Selasa (14/7/2026), tidur memang tak secara langsung membunuh tapi dapat secara signifikan meningkatkan risiko penyakit serius.

Logikanya, kurang tidur selama 1-2 malam saja bisa menyebabkan tubuh lemas dan tidak produktif, bagaimana jika lebih?

Berikut risiko tidak tidur sesuai durasinya:

1. Tidak tidur sehari (24 jam)

Berdasarkan data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), begadang selama 20-25 jam memengaruhi fokus dan kinerja.

Kondisi ini sama seperti memiliki kadar alkohol dalam darah sebesar 0,10 persen.

Artinya, bisa dianggap mabuk dan sebaiknya hindari mengemudi atau melakukan aktivitas yang berpotensi tidak aman.

Selain itu, efek lainnya adalah mengantuk di siang hari, pikiran kabur, perubahan suasana hati, sulit fokus, gemetar, otot tegang, dan kesulitan melihat atau mendengar.

2. Tidak tidur satu setengah hari (36 jam)

Tubuh akan meningkatkan produksi kortisol (hormon stres). Yakni, mungkin akan merasakan perubahan suasana hati dan nafsu makan.

Pun terjadi peningkatan stres, menggigil, dan perubahan lain pada suhu tubuh.

Asupan oksigen tubuh juga dapat menurun saat terjaga selama jangka waktu ini.

Lalu berdampak pada memori, penurunan energi dan motivasi, rentang perhatian yang pendek atau ketidakmampuan untuk memperhatikan.

Kemudian mengalami kesulitan kognitif, termasuk kesulitan dalam penalaran atau pengambilan keputusan, kelelahan dan kantuk yang hebat, dan kesulitan berbicara dengan jelas atau menemukan kata yang tepat.

3. Tidak tidur dua hari (48 jam)

Tubuh terasa lesu, sulit untuk berkonsentrasi atau mengingat sesuatu. Efek kurang tidur selama 2 hari juga berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh.

Hal ini meningkatkan peluang seseorang untuk sakit karena sistem kekebalan tubuh mungkin tidak dapat melawan penyakit seefektif biasanya.

Setelah dua hari penuh tanpa tidur, orang sering mulai mengalami microsleep, yakni kehilangan kesadaran sebentar, mulai dari beberapa detik hingga setengah menit.

Anda tidak menyadari apa yang terjadi sampai sadar kembali dan terbangun dengan sedikit kebingungan dan rasa kantuk.

4. Tidak tidur tiga hari (72 jam)

Jika telah 72 jam tanpa tidur, mungkin akan kesulitan untuk fokus pada percakapan, pekerjaan, dan bahkan pikiran sendiri.

Aktivitas sederhana, seperti bangun untuk mencari sesuatu, mungkin tampak terlalu sulit untuk dipikirkan.

Bersamaan dengan kelelahan ekstrem ini, detak jantung juga akan jauh lebih cepat dari biasanya. Tidak jarang mengalami perasaan depresi, kecemasan, atau paranoia setelah tidak tidur selama beberapa hari.

Tidak tidur selama jangka waktu ini juga dapat memengaruhi persepsi terhadap realitas, yang dapat menyebabkan ilusi dan halusinasi.

5. Tidak tidur empat hari (96 jam)

Jika tidak tidur selama 96 jam, efek samping yang muncul akan memburuk.

Anda mungkin akan mulai mengalami halusinasi yang lebih sering dan peningkatan paranoia. Pada akhirnya, gejala psikosis dapat memicu pemutusan hubungan dengan realitas.

Risiko mengalami kecelakaan saat mengemudi atau melakukan tugas yang berisiko akan meningkat pesat seiring dengan semakin kurangnya tidur.

6. Tidak tidur lebih dari empat hari (96 jam lebih)

Mencapai batas 96 jam tanpa tidur dapat berdampak besar pada otak dan kesehatan secara keseluruhan.

Untuk sebagian orang, hal ini malah bisa mengancam jiwa.

Tanpa tidur, otak akan mulai berhenti berfungsi dengan baik dan hal ini dapat menyebabkan kegagalan organ.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Tidak hanya Dibikin Jus, Dimakan Langsung, atau Dimasak Fajri, Air Rendaman Nanas juga Bermanfaat

Tidak hanya Dibikin Jus, Dimakan Langsung, atau Dimasak Fajri, Air Rendaman Nanas juga Bermanfaat

Mager Jadi Sesuatu yang Melenakan dan Bikin Hidup Punya Risiko Kesehatan, Ini Buktinya

Mager Jadi Sesuatu yang Melenakan dan Bikin Hidup Punya Risiko Kesehatan, Ini Buktinya

Mau Awet Muda? Mereka yang Berusia 40 Tahun ke Atas Sebaiknya Hindari Makanan Ini

Mau Awet Muda? Mereka yang Berusia 40 Tahun ke Atas Sebaiknya Hindari Makanan Ini

Ngorok Bisa Lebih Serius dari Sekadar Suara saat Tidur, Ini Cara Menghilangkannya

Ngorok Bisa Lebih Serius dari Sekadar Suara saat Tidur, Ini Cara Menghilangkannya

Deteksi Dini Gangguan Saraf Penting, Nyeri Kepala Berkepanjangan Jangan Dianggap Sepele

Deteksi Dini Gangguan Saraf Penting, Nyeri Kepala Berkepanjangan Jangan Dianggap Sepele

Ini Ragam Manfaat Nanas, si Buah Unik yang Bersisik dan Bermahkota

Ini Ragam Manfaat Nanas, si Buah Unik yang Bersisik dan Bermahkota

Komentar
Berita Terbaru