Persaingan Ketat, John Herdman Pilih Pemain yang Paling Siap Bela Indonesia di ASEAN Championship 2026
Pelatih asal Inggris tersebut memanggil 50 pemain ke dalam wider squad. Seluruh pemain akan menjalani beberapa tahap evaluasi sebelum daftar akhir diumumkan melalui program Garuda Calling. Keputusan memanggil banyak pemain itu diambil agar tim pelatih memiliki gambaran utuh mengenai kualitas, karakter, dan kesiapan setiap pemain sebelum turnamen dimulai.
Baca Juga:
Di tengah proses tersebut, Herdman mengaku ada satu hal yang membuatnya kecewa. Menurutnya, persaingan memperebutkan tempat di skuad utama begitu ketat sehingga banyak pemain berkualitas harus rela tersingkir ketika daftar akhir diumumkan.
"Saya kecewa karena kami tidak bisa membawa semua pemain yang layak. Banyak pemain menunjukkan kualitas yang sangat baik selama pemusatan latihan, tetapi pada akhirnya kami harus memilih skuad terbaik," ujar John Herdman.
Herdman menegaskan keputusan akhir nantinya bukan hanya didasarkan pada kemampuan individu. Ia bersama staf pelatih juga menilai aspek taktik, disiplin, konsistensi, hingga kecocokan setiap pemain dengan kebutuhan tim.
"Kompetisi di dalam tim sangat sehat. Setiap pemain memiliki kesempatan yang sama untuk membuktikan diri. Kami akan memilih mereka yang paling siap membantu Indonesia meraih hasil terbaik," kata Herdman.
PSSI sebelumnya mengumumkan bahwa seluruh pemain akan mengikuti sejumlah fase seleksi dan evaluasi sepanjang TC di Bali. Seusai program latihan berakhir, jumlah pemain akan dipangkas menjadi skuad final yang didaftarkan untuk ASEAN Championship 2026.
Komposisi 50 pemain yang dipanggil memadukan sejumlah pemain senior berpengalaman seperti Jordi Amat, Sandy Walsh, Thom Haye, Marc Klok, Ragnar Oratmangoen, hingga Rizky Ridho dengan talenta muda seperti Jens Raven, Mauro Zijlstra, Arkhan Kaka, Toni Firmansyah, dan Victor Dethan. Kombinasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan keseimbangan antara pengalaman dan energi muda selama turnamen.
Herdman juga mengingatkan bahwa belum ada satu pun pemain yang bisa merasa aman. Seluruh peserta TC harus terus menunjukkan perkembangan di setiap sesi latihan karena setiap penampilan akan menjadi bahan pertimbangan tim pelatih.
"Kami ingin membangun budaya kompetisi. Tidak ada jaminan tempat bagi siapa pun. Semua pemain harus memperlihatkan komitmen, kualitas, dan mentalitas terbaik setiap hari," tutur Herdman.
Indonesia akan menghadapi tantangan berat pada fase grup ASEAN Championship 2026. Garuda tergabung di Grup A bersama Vietnam, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste. Dari seluruh lawan tersebut, Herdman secara terbuka menyebut Vietnam sebagai rival paling tangguh yang harus diwaspadai.
"Vietnam adalah lawan terberat di grup kami. Mereka memiliki organisasi permainan yang bagus dan pengalaman di turnamen ini. Kami harus mempersiapkan diri sebaik mungkin," kata Herdman.
ASEAN Championship 2026 akan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus dengan format kandang dan tandang. Indonesia dijadwalkan menggunakan Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, sebagai kandang selama fase grup. Target Herdman jelas, yakni membentuk skuad paling kompetitif agar mampu bersaing memperebutkan gelar juara yang selama ini masih menjadi impian sepak bola Indonesia.
Sumber: kalsel.antaranews.com, detikcom
Indonesia Gagal ke Final ASEAN U19 Championship, Australia vs Thailand di Partai Puncak
Duel Panas Semifinal, Garuda Muda Belum Pecahkan Kebuntuan di Babak Pertama
Sempat Cedera, Reno Salampessy Ungkap Perjuangannya Demi Semifinal
Indonesia vs Australia, Duel Raksasa Berebut Tiket Final
Ole Romeny Soal Cetak Gol di Dua Laga FIFA Matchday: Bersama Garuda, Saya Tak Merasakan Tekanan