Selasa, 14 Juli 2026

Minta Maaf Bukan Berarti Dosa-Dosa Pertamina Selesai Kepada Rakyat

Guruh Ismoyo - Rabu, 12 Maret 2025 14:26 WIB
Minta Maaf Bukan Berarti Dosa-Dosa Pertamina Selesai Kepada Rakyat
(Ahmed)
Ilustrasi: SPBU Nagalan 14.201.135, di Jalan Flamboyan Raya, Kota Medan, disegel oleh petugas kepolisian ini lantaran menjual bahan bakar minyak oplosan

Kitakini.news -Permintaan maaf yang disampaikan oleh PT Pertamina tidaklah cukup untuk menutupi dampak yang dirasakan oleh masyarakat konsumen. Seakan kesalahan dan dosa mereka selesai.

Baca Juga:

"Gembar-gembor Pertamax oplosan tak cukup dengan minta maaf saja. Seolah-olah dosa pertamina selesai. Bagaimana dengan kerugian konsumen. Ada inisiatif mereka untuk mengganti itu," ketus Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Mufti Anam melansir dari laman dpr.go.id, Rabu (12/3/2025).

Hal ini disampaikan Mufti merespon permasalahan terkait penemuan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax oplosan yang melibatkan PT Pertamina dan sub-Holdingnya.

Menurut Mufti, masyarakat konsumen membeli bahan bakar bukan untuk dikonsumsi, tapi untuk keperluan sehari-hari, seperti berkendara dari rumah ke kantor."Tidak bisa kita bayangkan bila seandainya kemudian Oksigen dikelola oleh Pertamina, jangan-jangan dioplos dengan Karbondioksida," tukasnya.

Maka dari itu, Mufti meminta Pertamina memberikan ganti rugi kepada masyarakat konsumen yang terdampak oleh masalah oplosan ini dengan memanfaatkan aplikasi My Pertamina.

"Mendengarkan kata Nitizen, menurut saya ada benarnya. Bagaimana untuk mengembalikan integritas Pertamina, ya harus ganti. Misalnya memberikan Pertamax secara gratis selama 1 tahun, meskipun itu tak mungkin. Paling tidak 1 Minggu atau 1 Bulan. Atau apalah yang bisa dilakukan, yang penting rakyat merasa ada upaya dari Pertamina untuk melakukan perbaikan," bebernya.

Mufti juga berharap, langkah-langkah konkret segera diambil Pertamina demi menjaga kepercayaan publik dan mengembalikan integritas perusahaan milik pemerintah ini. (**)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
BBM Langka di Medan, Eko Afrianta: Pertamina Harus Segera Selesaikan

BBM Langka di Medan, Eko Afrianta: Pertamina Harus Segera Selesaikan

BBM Langka di Medan, Robi Barus: Pemko Medan Harus Segera Koordinasi Dengan Pertamina

BBM Langka di Medan, Robi Barus: Pemko Medan Harus Segera Koordinasi Dengan Pertamina

Antrean BBM Mengular, DPRD Sumut Khawatir Aktivitas Ekonomi dan Logistik Lumpuh

Antrean BBM Mengular, DPRD Sumut Khawatir Aktivitas Ekonomi dan Logistik Lumpuh

DPR: Krisis Anggaran PPPK Jangan Dibayar dengan Pemotongan Pendapatan ASN

DPR: Krisis Anggaran PPPK Jangan Dibayar dengan Pemotongan Pendapatan ASN

Antrian Kendaraan di SPBU Seperti Ular, Rudi Alfahri: Pertamina Harus Jujur Ada Apa

Antrian Kendaraan di SPBU Seperti Ular, Rudi Alfahri: Pertamina Harus Jujur Ada Apa

Bahas RUU HPI di DPR, PERADI Profesional Usulkan Penguatan Kepastian Hukum Internasional

Bahas RUU HPI di DPR, PERADI Profesional Usulkan Penguatan Kepastian Hukum Internasional

Komentar
Berita Terbaru