Tiga Nelayan Mentawai Terombang-ambing di Laut
Kitakini.news - Tiga nelayan Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, terombang-ambing selama 2 hari di tengah laut.
Baca Juga:
Akhirnya, Tim
SAR gabungan berhasil mengevakuasi tiga nelayan berikut kapal ke bibir pantai
Mentawai dengan selamat, Selasa (20/6/2023).
Menurut Kepala Kantor SAR Mentawai, Akmal, kapal nelayan itu mati
mesin pada Minggu (18/6/2023) dinihari di Perairan Sawo, Desa Bosua, Kecamatan
Sipora Selatan, Mentawai.
Tiga orang nelayan yang berhasil dievakuasi, yakni Zulfikar (47),
Viktor (35) dan Jufri (20).
Kejadian berawal di saat kapal nelayan berangkat pada Sabtu
(17/6/2023) pagi sekitar pukul 10.00 WIB dari Dermaga Tua Pejat menuju Sikakap.
Namun, pada Minggu (18/6/2023) dini hari, kapal mengalami mati
mesin ketika hendak kembali merapat ke Pulau Sipora, saat mencari ikan.
Mereka terombang-ambing belasan jam di tengah laut. Mereka baru
mendapatkan pertolongan setelah ada laporan dari warga bahwa tiga nelayan
mengalami kecelakaan mati mesin.
Saat ini, ketiga nelayan berikut kapal mereka itu telah berhasil
dievakuasi Tim SAR gabungan ke bibir pantai dengan selamat.
Kontributor: Azzareen
Pasca Banjir di Koto Tangah, Warga Kecewa Sistem Peringatan Banjir tidak Berfungsi
Kapolda Sumbar Kerahkan 200 Personel Gabungan, Korban Banjir Mengungsi di Musala
Banjir Padang Terjang Tiga Kecamatan, 672 Warga Mengungsi dan Akses Jalan Terputus
Banjir Padang Meluas, 498 Warga Terdampak dan 238 Jiwa Dievakuasi
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Sejumlah Kantor Pemkab Solok Tertimbun Material