Minggu, 05 Juli 2026

Keji, Truck Bantuan Dunia Setiap Hari ke Gaza Dihambat Israel

Redaksi - Minggu, 22 Oktober 2023 16:03 WIB
Keji, Truck Bantuan Dunia Setiap Hari ke Gaza Dihambat Israel
VOA Islam
Truck bantuan yang akan dikirim ke Gaza, Palestina.

kitakini.news -Untuk memenuhi kebutuhan penting seperti logistik, medis dan lainnya di Gaza, dibutuhkan 100 truk setiap hari yang dikirim ke Palestina. Diharapkan konvoi truk gelombang kedua yang akan dikirim ke Gaza, Minggu (22/10/2023) dibawah sistem inspeksi ringan dapat menambah bantuan kemanusiaan yang dibutuhkan oleh warga Gaza dan Palestina.

Baca Juga:

Kepala Bantuan PBB, Martin Griffiths mengatakan, saat ini upaya untuk mengirimkan pasokan ke wilayah kantong yang terkepung itu terhambat oleh tuntutan Israel untuk memverifikasi bantuan.

"Konvoi 20 truk tersebut diumumkan oleh Presiden AS Joe Biden setelah perjalanan ke Israel pada Rabu (18/10/2023). Menurut para pejabat, konvoi bantuan tersebut tidak perlu menjalani pemeriksaan," ujar Martin seperti dilansir dari Republika.co.id, Minggu (22/10/2023).

"Saat ini kami sedang melakukan negosiasi bahwa kami mungkin akan melakukan konvoi lagi besok, bahkan mungkin sedikit lebih besar, 20 hingga 30 truk. Sangatlah penting bahwa tidak ada kesenjangan dalam bantuan yang melintasi perbatasan," tegas Martin.

Menurut Martin, Rafah adalah jalur utamakeluar masuk Jalur Gaza yang tidak dikendalikan oleh Israel.

Sebelumnya Israel mengatakan, mereka tidak akan mengizinkan bantuan masuk dari wilayahnya sampai Hamas melepaskan sandera yang ditangkap dalam serangan mengejutkan pada 7 Oktober. Israel juga menegaskan, bantuan bisa masuk melalui Mesir selama pasokan tidak sampai ke tangan Hamas.

"Hal krusial yang perlu dilakukan adalah kami sepakat, dan kami sedang berdiskusi, berdiskusi dengan Israel mengenai rezim verifikasi. Mulai besok kita perlu membangun sistem inspeksi yang ringan, efisien, dan acak, yang diharapkan tidak akan memperlambat segalanya," bebernya.

Martin juga membandingkan sistem inspeksi yang digunakan di Gaza dengan yang digunakan di Gaziantep untuk mengirim bantuan dari Turki ke Suriah. Di mana, Israel perlu memutuskan salah satu lembaga dari pemerintahan mereka yang terlibat dalam inspeksi.

"Kita harus mampu meyakinkan mereka bahwa sistem inspeksi ringan. Apa yang ingin kami pikirkan pada pertengahan minggu depan adalah operasi bantuan yang dapat diandalkan oleh masyarakat Gaza. Penduduk Gaza banyak dan mereka berada dalam masalah serius. Seperti yang Anda ketahui, sistem kesehatan sedang lemah. Air hampir habis. Orang-orang minum air kotor," paparnya.


Redaksi

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Abdul Rahim Desak Pemprovsu Benahi Tata Kelola Keuangan

Abdul Rahim Desak Pemprovsu Benahi Tata Kelola Keuangan

Asadula Imangazaliev Buktikan Kelasnya, Rekor Sempurna Aslamjon Ortikov Berakhir di ONE Championship

Asadula Imangazaliev Buktikan Kelasnya, Rekor Sempurna Aslamjon Ortikov Berakhir di ONE Championship

Perjuangan Sofyan Tan Berhasil, Pemerintah Siapkan Rp1,8 Triliun untuk PTS

Perjuangan Sofyan Tan Berhasil, Pemerintah Siapkan Rp1,8 Triliun untuk PTS

Ninja Dagestan Asadula Ditantang Petarung Muaythai Uzbekistan Rebut Sabuk Juara

Ninja Dagestan Asadula Ditantang Petarung Muaythai Uzbekistan Rebut Sabuk Juara

Dewan Pers Kecam Tindakan Israel Menangkap Aktivis dan Wartawan Kemanusiaan ke Gaza

Dewan Pers Kecam Tindakan Israel Menangkap Aktivis dan Wartawan Kemanusiaan ke Gaza

Lamine Yamal tak Takut Angkat Bendera Palestina Saat Pesta Juara Barcelona

Lamine Yamal tak Takut Angkat Bendera Palestina Saat Pesta Juara Barcelona

Komentar
Berita Terbaru