Kecewa Diusir Warga Bali, Aisar Khaled malah Ungkit Bantuan ke Orang Medan dan Aceh
Melansir berbagai sumber, Minggu (29/9/2025), baru-baru ini dalam sebuah siaran langsung di media sosial, Aisar Khaled pun berapi-api saat bicara soal insiden dirinya diusir.
Baca Juga:
"Sedangkan berjuta rakyat Indonesia yang di Malaysia, dengan permit ataupun permitnya nggak ada, nggak ada pun orang bicara besar-besar kayak Indonesia ini," ucap Aisar Khaled.
Dia sepertinya sangat kecewa hingga membuat perbandingan yang cenderung 'kompor' itu.
"Aku satu orang aja mencari rezeki di sini, marah betul, 'pulang kau'," tambahnya sambil meniru ucapan salah satu warga Bali.
Lucunya, Aisar Khaled malah mencontohkan hubungan antara dirinya dan karyawan-karyawannya yang berasal dari Indonesia.
Dia membahas soal bantuan terkait izin kerja yang selama ini memakai uangnya.
"Aku buatkan Visa, permit untuk mereka, dulu karyawan itu ramai orang Aceh, orang Medan, aku buatkan untuk kau. Pernahkah kau aku minta duit balik?" katanya.
Bagi yang tak tahu, Aisar Khaled adalah seorang kreator konten, pengusaha, aktor, dan model berkebangsaan Malaysia yang lahir pada 6 Agustus 2000.
Ia dikenal luas di media sosial, terutama di Indonesia, karena gaya hidupnya yang mewah dan konten-konten sosial yang dibuatnya.
"Sedangkan aku di sini aku buat Visa pakai duit aku sendiri, mahal juga di Indonesia rupanya. Tetapi, tak tahulah, aku di sini ramai orang tak suka sama aku karena Aisar Khaled terlalu bersinar, itu aja," lanjut Aishar Khaled.
Sebagai infomasi, saat banjir Bali Aisar Khaled diusir warga ketika membantu membagikan pakaian dari atas bak mobil pickup.
Warga awalnya menyambut dengan antusias, namun suasana mendadak berubah saat salah satu pria setempat mendekat dan menegur keras rombongan Aisar.
Pria itu menilai keberadaan Aishar Khaled dan tim mengganggu gotong-royong warga yang sedang membersihkan sisa banjir.
Dorong Efisiensi Logistik, Pemprovsu Perkuat Konektivitas Kuala Tanjung–Penang Port
Polisi Gerebek Hotel di Medan, Ratusan Pod Vape Berisi Narkotika Asal Malaysia Disembunyikan di Dalam Banta
Wabup Kutai Tinjau Pengembangan Agribisnis Aren di Pesantren Al Hidayah Deli Serdang
AHY Tinjau Sekolah Rakyat Medan Bernilai Rp250 Miliar di Medan
SPPG Yayasan Affa Adicitta Mitra Berjaya Dorong Dukungan Publik terhadap Program Makan Bergizi Gratis