Rabu, 08 Juli 2026

Sumut Optimis Pertahankan Posisi Lima Besar di Peparnas XVII/2024

Peluang Medali di Hari-Hari Terakhir Peparnas XVII
Sukri - Kamis, 10 Oktober 2024 19:50 WIB
Sumut Optimis Pertahankan Posisi Lima Besar di Peparnas XVII/2024
istimewa
Kitakini.news - Tiga hari menjelang penutupan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVII/2024 di Solo, Jawa Tengah, kontingen Sumatera Utara optimis mampu mencapai target lima besar. Hingga Kamis malam (10/10), Sumut berhasil mengumpulkan 18 medali emas, 16 perak, dan 15 perunggu.

Sumatera Utara terus mempertahankan posisinya di lima besar klasemen sementara perolehan medali. Beberapa medali kembali disumbangkan dari berbagai cabang olahraga, termasuk medali emas dari cabang para renang.

Baca Juga:

Berlomba di Kolam Renang Intan Pari, Kabupaten Karanganyar, pada Kamis siang (10/10/2024), Yecikarani Clarita Situmorang mempersembahkan medali emas.

Dalam final 100 meter gaya dada S13 putri, atlet berusia 14 tahun ini berhasil finis tercepat dengan waktu 01:47.87 detik, sementara atlet DKI Jakarta, Firstania Kayla Amir, harus puas dengan medali perak dengan waktu 01:51.89 detik.

Usai pertandingan, Yecikarani menyatakan bahwa medali emas ini ia dedikasikan untuk pelatih dan masyarakat Sumut. Ia juga bertekad meraih emas kedua di final 50 meter gaya dada putri pada Sabtu (12/9/2024) mendatang. "Aku fokus di awal, tapi di 50 meter terakhir benar-benar dimaksimalkan. Akhirnya bisa finis di depan," ungkap Yecikarani.

Sementara itu, di cabang olahraga para taekwondo yang berlangsung di Auditorium Universitas Sebelas Maret, dua atlet Sumut berhasil lolos ke final. Mereka adalah Muhammad Rizki di kelas under 70 kilogram K44 putra dan Rizki Ilhamsyah Tanjung di kelas under 70 kilogram K41 putra.

Selain dua atlet yang lolos ke final, satu medali perunggu juga berhasil diraih oleh Mila Sapriani di kelas under 52 kilogram K44 putri.

Dua medali perunggu juga diraih Sumut dari cabang para panahan yang berlangsung di Lapangan Kota Barat, Kamis sore (10/10). Perunggu pertama didapatkan dari nomor Compound open perorangan putra oleh Guntur.

Perunggu kedua dipersembahkan dari nomor double compound daksa putra oleh pasangan Guntur/Rajali setelah mengalahkan Jawa Barat dengan skor 147-145.

Meskipun gagal merebut emas, pelatih para panahan Sumut, Budiono, tetap mengapresiasi perjuangan atletnya. Ia mengakui bahwa semua pemain yang bertanding di nomor tersebut adalah atlet elit.

"Kita masih punya peluang medali di nomor individual Standart bow melalui Asmen Sihotang. Target kita sebenarnya minimal emas di double compound, tapi perunggu ini tetap kita syukuri. Semoga besok bisa meraih emas di final compound putra," ujar Budiono.

Setelah beberapa hari menunggu, cabang tenis lapangan kursi roda akhirnya berhasil menyumbangkan medali perunggu di nomor ganda putra nasional. Bertanding di Lapangan Tenis Manahan, Solo, Kamis sore (10/10), pasangan Sumut, Reza Aulia dan Adi Saputra, mengalahkan pasangan Kalimantan Selatan, Nurdin dan Rizal, dalam dua set langsung dengan skor 6-2 dan 6-4.

Pelatih tenis lapangan kursi roda Sumut, Alferiyon, mengungkapkan rasa syukurnya atas perolehan perunggu ini. Menurutnya, medali tersebut adalah hasil dari kerja keras tim. "Lawannya lebih unggul, mereka adalah atlet pelatnas dan tim elit. Kami sudah berusaha maksimal untuk lolos ke final, namun hanya bisa sampai semifinal. Di perebutan perunggu, anak-anak juga berjuang keras agar pulang dengan medali," kata Alferiyon.

Ketua NPC Sumut, Alan Sastra Ginting, optimis masih ada peluang medali emas dari beberapa cabang olahraga yang tersisa seperti renang, atletik, angkat berat, dan catur.

"Kami akan memetakan dan memaksimalkan peluang medali emas di nomor tersisa. Selama tiga hari ini banyak dinamika persaingan. Semoga kami bisa mencapai target di posisi lima besar," ucap Alan.

Sementara itu, Jawa Tengah sebagai tuan rumah masih memimpin klasemen dengan perolehan 103 emas, 76 perak, dan 74 perunggu. Jawa Barat berada di posisi kedua dengan 76 emas, 72 perak, dan 76 perunggu. DKI Jakarta naik ke posisi ketiga menggeser Riau dan Sumut dengan perolehan 20 emas, 22 perak, dan 20 perunggu.

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ricky Anthony: Pemprovsu Anggarkan Rp64,2 Miliar Perbaiki Jalan Provinsi di Langkat

Ricky Anthony: Pemprovsu Anggarkan Rp64,2 Miliar Perbaiki Jalan Provinsi di Langkat

Rudi Alfahri Desak Bulog Atasi Kelangkaan Beras Premium di Tanjung Balai

Rudi Alfahri Desak Bulog Atasi Kelangkaan Beras Premium di Tanjung Balai

Desak Pemerintah Realisasikan Kebijakan Potongan Aplikasi Maks 8%, Ratusan Massa GODAMS "Serbu" Gedung DPRD Sumut

Desak Pemerintah Realisasikan Kebijakan Potongan Aplikasi Maks 8%, Ratusan Massa GODAMS "Serbu" Gedung DPRD Sumut

Viral Isu Dugaan Ketidaksesuaian BB Narkotika 1,5 Kg, BNNP Sumut: Itu Informasi Hoax

Viral Isu Dugaan Ketidaksesuaian BB Narkotika 1,5 Kg, BNNP Sumut: Itu Informasi Hoax

Pansus Aset DPRD Sumut Minta Bobby Nasution dan Pj Sekda Tunda Lelang Aset Daerah 2026

Pansus Aset DPRD Sumut Minta Bobby Nasution dan Pj Sekda Tunda Lelang Aset Daerah 2026

Pemprov dan DPRD Sumut Dapil XII Komit Tingkatkan Fasilitas, Kesejahteraan Lansia di PSLU Binjai

Pemprov dan DPRD Sumut Dapil XII Komit Tingkatkan Fasilitas, Kesejahteraan Lansia di PSLU Binjai

Komentar
Berita Terbaru