Rabu, 08 Juli 2026

Pasar Malam Stabat Bermasalah, Perangkat Elektronik Warga Rusak

- Jumat, 02 Agustus 2024 14:59 WIB
Pasar Malam Stabat Bermasalah, Perangkat Elektronik Warga Rusak
(Kitakini.news/Junaidi)
Pasar Malam Stabat dan peralatan listrik warga yang rusak

Kitakini.news -Puluhan perangkat elektronik warga Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat rusak parah. Mulai dari Lampu Bohlam, Kulkas dan Televisi dikabarkan terbakar. Penyebabnya, diduga karena Jumper Listrik Pasar Malam di Lapangan Bola Kwala Bingai yang tak sesuai standar.

Baca Juga:

Hal ini seperti yang disampaikan M Sejari, warga yang perangkat elektroniknya terbakar, seperti televisi, speaker aktif dan 8 bola Lampu Bohlam miliknya tak lagi berfungsi. Ia dan warga lainnya kesal. Pengelola Pasar Malam itu, belum juga menunjukkan itikad baiknya.

"Begitu Pasar Malam ini Jumper Listrik, meledaklah peralatan Listrik kami. Ada beberapa warga disini yang alat elektroniknya rusak. Kulkas pun ada yang gak bisa digunakan lagi. Pengelolanya macam tak mau tau terkait masalah ini," cetus Sejari dengan nada kesal saat dikonfirmasi wartawan di Stabat, Kamis (1/8/2024) malam.

Warga berharap, agar pihak pengelola mengganti kerugian warga. Semestinya, pasar malam tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga sekitar. Bukan malah menimbulkan kerugian, dengan aktivitas hiburan yang beroperasi di tengah masyarakat.

Sementara itu saat dikonfirmasi wartawan, Manager ULP PLN Stabat M Syahrir membenarkan hal itu dengan menjelaskan bahwa pihak Pasar Malam awalnya mengajukan multiguna dengan daya 6.600 Volt Ampere (VA). Namun penyambungannya dilakukan sendiri oleh pihak pengelola, bukan dari petugas PLN.

"Awalnya mereka mengajukan daya 6.600 VA. Kemudian kami dengar ada masalah kelistrikan di Pasar Malam itu. Gitu pengelolanya kami panggil, ternyata kebutuhan listriknya lebih dari nilai tersebut. Penyebab korsletingnya," tutur Syahrir di Stabat, Jumat (2/8/2024).

Ditambahkannya, penyebab rusaknya peralatan elektronik tersebut karena pemasangan isntalasi yang tidak standar. Hal ini dikarenakan, pemasangannya dilakukan oleh orang yang tak berkompeten. Sehingga, tidak terjadi hal yang tak diinginkan yang merugikan masyarakat. (**)


Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Heru
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Ricky Anthony: Pemprovsu Anggarkan Rp64,2 Miliar Perbaiki Jalan Provinsi di Langkat

Ricky Anthony: Pemprovsu Anggarkan Rp64,2 Miliar Perbaiki Jalan Provinsi di Langkat

Saksi Ketiga Cabut BAP di Sidang Smartboard Langkat, Sebut Keterangan Diarahkan Jaksa

Saksi Ketiga Cabut BAP di Sidang Smartboard Langkat, Sebut Keterangan Diarahkan Jaksa

Pemprov dan DPRD Sumut Dapil XII Komit Tingkatkan Fasilitas, Kesejahteraan Lansia di PSLU Binjai

Pemprov dan DPRD Sumut Dapil XII Komit Tingkatkan Fasilitas, Kesejahteraan Lansia di PSLU Binjai

Gubernur Bobby Nasution setelah Tiorita jadi Plt Bupati Langkat : Teguran Secara Satir

Gubernur Bobby Nasution setelah Tiorita jadi Plt Bupati Langkat : Teguran Secara Satir

Festival Piala Presiden, Ricky Anthony Dukung PS Langkat U-10 Harumkan Nama Sumut

Festival Piala Presiden, Ricky Anthony Dukung PS Langkat U-10 Harumkan Nama Sumut

Penertiban Pertambangan Ilegal Jangan Hanya di Madina, Pemprovsu Harus Sisir Daerah Lain

Penertiban Pertambangan Ilegal Jangan Hanya di Madina, Pemprovsu Harus Sisir Daerah Lain

Komentar
Berita Terbaru